LIPI Kenalkan Teknologi Pertanian Sederhana untuk Petani Parepare

 
 
Parepare, Humas LIPI. Banyak teknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh masyarakat, namun selama ini belum tersosialisasikan dan dimanfaatkan secara baik. Untuk itu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kembali menggelar kegiatan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah. Kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan di kota kelahiran Presiden RI ke-3  BJ Habibie, tepatnya gedung Balai Ainun BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan pada Jumat (27/4).
 
Dalam kegiatan diseminasi yang bertemakan “Pemanfaatan dan Pengembangan Teknologi untuk Daerah” ini, tim LIPI mengajarkan cara budidaya tumbuhan dan menyosialisasikan teknologi cara sederhana pembuatan pupuk kompos. Selain itu, LIPI juga membagikan 2.000 bibit pohon rambutan, mangga dan pala, serta juga paket pupuk kompos produksi Kebun Raya Bogor LIPI kepada masyarakat yang hadir pada acara tersebut.
 
"Kegiatan diseminasi ini menjadi salah satu upaya LIPI untuk memasyarakatkan hasil penelitian guna menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Sasa Sofyan Munawar dari Pusat Inovasi LIPI. Menurut Sasa, kunci keberhasilan kegiatan ini adalah partisipasi aktif dari masyarakat setempat sehingga ada proses alih ilmu pengetahuan dan teknologi  untuk pengembangan potensi dan pemberdayaan masyarakat di daerah.
 
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Parepare, Syahrial Jafar, yang hadir mewakili Walikota Parepare sangat menghargai peran LIPI dalam membangun kota Parepare. "Hasil nyata yang telah diberikan LIPI adalah terbangunnya Kebun Raya Jompie. Kami berharap kehadiran LIPI dapat mendorong pemanfaatan inovasi teknologi yang dapat melahirkan Habibie-Habibie baru."
 
Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Jamaro Dulung  mendukung langkah LIPI dalam mengenalkan teknologi yang dihasilkan LIPI tersebut kepada masyarakat kota Parepare, khususnya dalam bidang pertanian dan  perkebunan. "Potensi pertanian dan perkebunan di Parepare yang cukup menjanjikan ini perlu didukung dengan teknologi dan peningkatan pengetahuan masyarakat oleh LIPI maupun lembaga penelitian lainnya. Banyak hasil penelitian dari lembaga penelitian hanya disimpan dan belum bisa bermanfaat langsung bagi masyarakat," ujar Jamaro. (isr/ed: fza,dig)


 
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Sasa Sofyan Munawar S.Hut.,M.P.