LIPI SIAPKAN SDM KEBUN RAYA DAERAH MELALUI DIKLAT PERKEBUNRAYAAN

 
 
Masuknya Pembangunan Kebun Raya Daerah pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) ke-2 (2010-2014), telah menjadikan posisi kebun raya dalam upaya konservasi tumbuhan Indonesia menjadi semakin strategis. Selain itu, perannya juga sangat penting karena memberikan kontribusi signifikan dalam jasa lingkungan (ecosystem services). Geliat daerah yang mulai aktif membangun Kebun Raya Daerah direspon positif oleh Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Bogor LIPI untuk menggelar Diklat Perkebunrayaan. Tujuannya untuk mempersiapkan sumberdaya manusia yang terlatih sekaligus mempercepat pembangunan Kebun Raya Daerah.

Jakarta, 1 April 2013. Pembangunan Kebun Raya Daerah kini merupakan salah satu dari agenda Prioritas Nasional. Percepatan pembangunannya bahkan sudah ditetapkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2011 tentang Kebun Raya. Semangat daerah untuk membangun kebun raya cukup tinggi, tetapi terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi seperti lokasi yang harus permanen dan berkekuatan hukum, memiliki lembaga pengelola, SDM terlatih dan komitmen dana dari Pemda, tutur Mustaid Siregar, Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Bogor.

Ia juga mengungkapkan bahwa sesuai dengan pasal 19 Bab IV Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2011 tentang Kebun Raya, LIPI melalui PKT Kebun Raya Bogor memiliki tugas melakukan pembinaan dan pengawasan teknis atas pembangunan kebun raya. PKT Kebun Raya Bogor sudah berperan aktif dalam pembangunan 21 Kebun Raya Daerah di 17 provinsi, tuturnya lebih lanjut mengenai peran Kebun Raya Bogor dalam memberikan dukungan dan asistensi substansial di bidang perkebunrayaan. Kami terus mendorong Pemerintah Daerah untuk aktif dalam kegiatan percepatan pembangunan Kebun Raya Daerah termasuk pembinaan dan peningkatan kapasitas SDM pengelola, tambahnya.

Dengan harapan SDM pengelola kebun raya dapat menguasai kaidah, prosedur, dan teknis dalam pengelolaan kebun raya, PKT Kebun Raya Bogor LIPI akan menyelenggarakan Diklat Perkebunrayaan Untuk Kelas Manajemen dan Teknis dalam Kerangka Pembangunan Kebun Raya Daerah (Pn 9) serta Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Manusia di Bidang Konservasi Ex Situ Tumbuhan Tropika Indonesia dan Perkebunrayaan.

Diklat ini memberikan pelatihan komprehensif tentang perkebunrayaan. Peserta dituntut untuk aktif, mampu memberikan presentasi dan membuat concept paper dengan tema Menyusun Strategi Pengayaan dan Pemanfaatan Koleksi Kebun Raya Daerah, tutur Mustaid. Selain materi dari pengajar Kebun Raya Bogor LIPI, diberikan pula materi tambahan oleh lembaga pemerintah lain seperti Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Acara diadakan di Gedung Nayaka, Kebun Raya Eka Karya, Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali, dari tanggal 3 s.d 7 April 2013 mulai pukul 09.00 WITA. Pelaksanaan diklat terdiri dari Diklat untuk Kelas Manajemen dan Kelas Teknis masing-masing diikuti oleh perwakilan dari 21 Kebun Raya Daerah di Indonesia.

Siaran Pers ini dibuat oleh Humas LIPI

Sivitas Terkait : Mustaid Siregar

Diakses : 1900