LIPI Turun Tangan Atasi Persoalan Air Bersih di Bangka Barat

 
 
Bangka Barat, Humas LIPI. Rumah tangga di Bangka Barat, Bangka Belitung masih mengandalkan  kolong atau danau bekas galian timah  yang mempunyai nilai keasaman tinggi untuk keperluan mandi dan cuci. “Kami berterima kasih kepada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang mau terjun langsung membantu kesulitan warga dalam mengatasi permasalahan air bersih di Bangka Barat,” ujar Bupati Bangka Barat, Parham Ali pada Rabu (13/4) lalu di Bangka Barat.
 
Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Bambang Subiyanto menyatakan LIPI akan bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sejiran Setason untuk membangun Pusat Diseminasi Teknologi Air di Bangka Barat. “Pusat Diseminasi Teknologi Air ini merupakan pusat pengolahan air pertama di Indonesia yang mengintegrasikan berbagai teknologi dengan sistem monitoring real time dari penyedia air baku sampai ke konsumen,” terang Bambang.
 
Bambang menjelaskan pusat diseminasi ini akan mengintegrasikan berbagai hasil penelitian LIPI terkait penyediaan air bersih seperti instalasi pengolahan air baku kolon, teknologi pengolahan air dengan biofiltrasi, sampai intelegent monitoring system ketersediaan dan sistem monitoring meteran pelanggan PDAM. “Pusat Diseminasi Teknologi Air ini tidak hanya sebagai tempat diseminasi teknologi pengolahan air semata, namun dapat dijadikan tempat studi oleh PDAM lain dan masyarakat umum dalam mengelola sumber air bersih,” ujar Bambang.
 
Chairul Amri, Direktur PDAM Tirta Sejiran Setason menyampaikan hasil air bersih yang diolah dari pusat diseminasi teknologi air akan disalurkan gratis ke beberapa sekolah dan masjid di sekitar area sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan. (rds/ed: fza)

Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Hubungan Masyarakat

Sivitas Terkait : Prof.Dr.Ir. Bambang Subiyanto M.Agr.
Diakses : 1116