Lima Siswa Indonesia Dikirim ke Amerika

 
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --Lima siswa Indonesia akan dikirim ke ajang Intel International Science and Engineering Fair (ISEF) 2013 di Arizona Amerika 12-17 Mei. Mereka diseleksi secara ketat oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Intel Indonesia.

Ke lima siswa berprestasi itu adalah Jopvita Nathania, Maria Christina Yolenta Lestari, Rosinta Handinata (SMA Tarsisius), Hani Devinta Sari (SMA Neg 63 Jakarta), dan Muhammad Imaduddin Siddiq (SMAIT Insantama Bogor).

Dalam ajang tetrsebut mereka akan dibagi dalam tiga kelompok, yang masing-masing mempresentasikan proyek penelitian mereka berjudul "Having Fun Learning about Coral, Magic Test Paper: Formaldehyde Tes Kit Derived from Natural Bluie Pigment of Clitoria ternatea Flower Extract " dan "Utilization of Eggshell Weste as Ant Repellent for Bio-plastic Food Packaging. "

Deva Rachman, Director of Public Affairs Intel Indonesia mengatakan, kelima siswa berprestasi tersebut akan berada di Amerika Serikat untuk berkompetisi dan menunjukkan inovasi ilmiah mereka bersama 1500 pelajar lain dari seluruh dunia.

"Ini adalah inisiatif sangat baik. Saya sangat senang melihat anak-anak muda ini memperoleh kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan mereka di bidang inovasi dan sains di tingkat internasional, " kata Dubes AS untuk Indonesia Scot Marciel.

Wamendikbud Musliar Kasim mendorong para siswa tersebut meraih prestasi gemilang di tingkat dunia. "Asal ada kemauan pasti akan berhasil baik, " katany seraya mengharapkan Indonesia juga bisa setara dengan negara-negara lain di dunia.

Untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan, Pemerintah menyediakan program beasiswa mulai dari tingkat SD sampapi perguruan tinggi. "Nanti tidak ada lagi anak-anak berprestasi yang tidka bersekolah. Semua harus bersekolah, " katanya.
Sumber : Tribunnews.com - Selasa, 7 Mei 2013

Diakses : 1284