Medali Emas bagi Invensi Remaja Indonesia di International Exhibition for Young Inventors (IEYI)

 
 
Sebanyak 6 karya invensi remaja Indonesia tampil pada ajang International Exhibition for Young Inventors (IEYI) yang diselenggarakan pada 28 30 Juni 2012 di Bangkok International Trade and Exhibition Center, Thailand. Kabar gembira dan patut mendapat apresiasi tinggi, kesemua karya yang tampil dalam ajang itu mendapatkan penghargaan. Sebanyak 2 medali emas, 2 perunggu dan 2 special award didapat dari kompetisi tersebut.

Jakarta, 02 Juli 2012. Para remaja yang tampil dalam ajang IEYI adalah para pemenang dan finalis National Young Inventors Awards (NYIA) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai media pembinaan kemampuan ilmiah remaja Indonesia. Kepala Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan Iptek (BKPI) LIPI, Dr. Ir. Bogie Soedjatmiko Eko Tjahjono, MSc mengungkapkan bahwa keikutsertaan mereka sepenuhnya disponsori oleh LIPI dan mendapat dukungan dari sekolah, guru serta orang tua yang turut pula mendampingi ke Bangkok Thailand. Prestasi yang mereka capai pada ajang ini menunjukkan bahwa kita (Indonesia) memiliki stok remaja yang berkualitas, bahkan ada yang masih sangat belia, masih duduk di bangku SD dan SMP, tandasnya.

Dia menjelaskan, selain ke Bangkok, LIPI pada tahun ini telah mengirimkan tiga kontingen ke berbagai ajang ilmiah remaja luar negeri dan semuanya kembali dengan mendapatkan penghargaan. LIPI akan terus melakukan kegiatan-kegiatan seperti itu untuk memfasilitasi dan meningkatkan kemampuan ilmiah remaja Indonesia, khususnya berkaitan dengan kreativitas ilmiah yang menghasilkan invensi bermanfaat, tuturnya. Kemampuan ilmiah adalah salah satu pilar kemajuan bangsa. Dengan pembinaan yang baik, setiap remaja berprestasi diharapkan mampu berkreasi menemukan dan membuat terobosan baru di bidangnya masing-masing.

Bogie melanjutkan, 2 karya invensi yang mendapat penghargaan medali emas adalah Water-coated Helmet karya Linus Nara Pradhana, siswa kelas 1 SMP Petra Surabaya dan Carbofil Application for Carbon-Oxygen Separation in Smoking Room karya Hermawan Maulana dan Zihramna Afdi, siswa kelas 2 SMA Negeri 3 Semarang. Selain itu khusus untuk Linus Nara Pradhana juga mendapatkan penghargaan lain kategori special award, imbuhnya.

Ia mengungkapkan, 2 karya invensi lain mendapat medali perunggu yakni Edges Shoes karya Muhammad Luqman dan Fishal Fuad Rahman, siswa SMA Negeri 2 Yogyakarta serta Braille Glass karya Nadya Almass Luthfiahardha Arief, siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Manyar, Gresik. Sedangkan, 2 karya penemuan lainnya mendapatkan special awards, yaitu Mini Multi Commander karya Dini Esfandiari dan Shofi Delaila Herdi, siswa SMA Semesta Semarang, serta Jaritmatika Game karya Nur Chabibur Rohim, Muhammad Asrori, dan Risang Yogardi, siswa SMK Negeri 1 Tengaran.

Dikatakannya, ajang IEYI Tahun 2012 ini menampilkan 207 karya invensi para remaja dari 9 negara yang terbagi dalam 5 kategori. Tahun ini adalah penyelenggaraan yang ke-12. Kompetisi ini sebenarnya direncanakan terselenggara pada tahun 2011 lalu, namun karena Bangkok mengalami banjir yang sangat parah, maka penyelenggaraan ajang tersebut diundur. Tahun 2013, ajang IEYI akan diadakan di Malaysia dan penyelenggaraan di Indonesia pada tahun 2014.

Sivitas Terkait : Bogie Soedjatmiko Eko Tjahjono

Diakses : 1109