Mendikbud Berharap Peserta Intel ISEF Harumkan Nama Bangsa

 
 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, Kamis (10/5/2012) malam, melepas enam siswa SMA yang akan ikut serta dalam kompetisi sains internasional (International Science and Engeneering Fair yang disponsori Intel Corporation atau dikenal sebagai Intel ISEF) 2012 di Pittsburgh, AS, pada 14-18 Mei ini.

Mendikbud berharap, keenam siswa itu bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional dengan meraih prestasi pada ajang tersebut. "Pokoknya kita bangga dan berterima kasih anda akan ikut (dalam kompetisi itu). Semoga adik-adik bisa memengibarkan bendera Indonesia, " kata Muhammad Nuh.

Pada kesempatan itu, Mohammad Nuh meminta jajaran di kementeriannya untuk mendata para siswa berprestasi Indonesia yang pernah ikut atau menjuari berbagai kompetisi internasional. Pendataan itu, kata dia, agar diikuti dengan pemantauan perkembangan para siswa tersebut untuk kemudian bisa dibantu dengan misalnya memberikan beasiswa. "Kita berharap pada akhirnya mereka bisa memberikan kontribusi untuk Indonesia, " kata Mohammad Nuh.

Keenam siswa yang akan mengikuti Intel ISEF 2012 itu adalah Muhammad Lutfi Nurfakhiri dari SMN 1 Bogor, Jawa Barat; Efa Fazriyah Haryono dan Marwah Zairah dari SMAN I Malimping, Banten; Aulia Azka Januartika, Anas Mufid Nurrochman, serta Amelia Nugrahanigrum dari SMAN 1 Yogyakarta.

Lutfi akan maju dengan karya bertopik Sensor Optik sebagai Alat Efisiensi Pemakaian Pupuk Nitrogen pada Tanaman Padi. Efa dan Marwah membuat karya kolaborasi berjudul Kertas Anti Rayap dari Jerami Padi dengan Penambahan Daun Sirsak. Sementara Aulia, Anas, dan Amelia akan memamerkan karya bertajuk Rancangan Dam Pemecah Lahar Dingin.

Para siswa tersebut mengaku optimis bisa bersaing dengan 1.500 siswa lain dari berbagai negara. "Jiper (takut) juga sih, tapi kami optimis. Kami sudah melakukan persiapan, " kata Lutfi.

Mereka adalah pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) yang diselenggarakan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) pada tahun 2011. Selama sekitar lima bulan terakhir, mereka mendapat bimbingan dari peneliti LIPI untuk memperdalam karyanya.

Ikut hadir dalam acara pelepasan di kantor Mendikbud di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis malam itu antara lain Ketua LIPI, Prof Dr Lukman Hakim, dan Deva Rachman dari Intel Indonesia.
Sumber : Kompas, 11 Mei 2012

Diakses : 1438