Menteri Koordinator PMK Minta Ada Taman Sains dan Teknologi untuk Keluarga

 
 
(Jakarta Humas LIPI). Pemerintah saat ini tengah memacu pemberdayaan hasil riset nasional bagi pembangunan ekonomi masyarakat melalui pembangunan Taman Sains dan Teknologi Saya berharap ada percontohan untuk keluarga sehingga sejak dari anak-anak bisa mengerti bagaimana kerja peneliti, ujar Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani saat membuka Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional (KIPNAS) XI dan Indonesia Science Expo (ISE) 2015 di Auditorium Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta pada Kamis (8/10) lalu. Puan menjelaskan saat ini pemerintah menargetkan membangun sebanyak 100 Taman Sains dan Teknologi yang tersebar di berbagai daerah yang diharapkan menjadi rintisan dan percontohan. Ilmuwan, pemerintah dan industri harus disinergikan untuk memajukan iptek di Indonesia, pinta Puan.

Sebagai informasi, saat ini LIPI dipercaya untuk membangun Taman Tekno di tujuh lokasi yakni Kabupaten Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Ternate, Kabupaten Samosir, Kabupaten Enrekang, dan Kabupaten Tasikmalaya. Juga satu Taman Sains dan Teknologi Nasional di Cibinong, Kabupaten Bogor.

KIPNAS sendiri merupakan forum pertemuan para ilmuwan Indonesia untuk mendiskusikan khasanah kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia, serta peran sertanya dalam membangun peradaban bangsa. KIPNAS pertama kali diselenggarakan pada tahun 1958 di Malang.

Pada waktu penyelenggaraan KIPNAS III (1981) LIPI diberi kepercayaan sebagai penyelenggara. Mulai KIPNAS IV sampai dengan KIPNAS X (2011), dalam penyelenggaraannya LIPI bekerjasama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Dengan tema Signifikansi dan Kontribusi Ilmu Pengetahuan bagi Indonesia Sejahtera , KIPNAS diharapkan dapat memecahkan isu-isu strategis abad 21 melalui pendekatan ilmu pengetahuan yang integratif, kooperatif dan lintas disiplin. Hasil KIPNAS terpenting adalah rekomendasi iptek bagi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sejahtera. Science Policy sebagai salah satu hasil KIPNAS jauh lebih penting untuk dirumuskan, jelas Kepala LIPI Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain. (fza/isr)

Sivitas Terkait : Iskandar Zulkarnain

Diakses : 1323