Menuju Kelas Dunia, Riset di Indonesia Butuh Dukungan

 
 
(Jakarta Humas LIPI). Anggaran riset Indonesia yang hanya 0,09 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) membuat dukungan lain dari pemerintah menjadi hal yang mutlak diperlukan. Harus ada intervensi dari pemerintah. Mekanisme pasar dalam penelitian tidak sama dengan yang umum, ujar Prof. Dr. Lukman Hakim, peneliti senior Pusat Penelitian Perkembangan Iptek (Pappiptek) LIPI di Jakarta pada Selasa (8/9) kemarin.

Menurut Lukman, salah satu bentuk dukungannya adalah kebijakan pemerintah yang berbasis riset. Kebijakan pemerintah harus scientific based. Apapun kebijakan yang dibuat, akan ditanyakan apa dasar ilmiahnya. Kalau tidak ada, hanya akan menimbulkan gejolak di masyarakat, paparnya.

Lukman juga menyarankan kepada pemerintah untuk memberikan insentif sebagai bentuk dukungan terhadap penelitian kepada perusahaan yang telah mengembangkan produk berbasis riset. Baru-baru ini LIPI yang baru saja memberikan Science Based Indonesia Industry Award kepada PT Pusri dan PT Caprifarmindo Laboratories setelah mendata kurang lebih 160 perusahaan di Indonesia yang berbasis riset, terang Lukman.

Dirinya menegaskan, ada hal mendasar yang mendukung perkembangan riset di Indonesia. Kita perlu kurikulum pendidikan yang dapat memupuk rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan dan kemampuan mencari solusi, tutupnya. (dee/ed: fza)
Sumber : Humas LIPI

Sivitas Terkait : Lukman Hakim

Diakses : 1359