PIRN Ajak Siswa Mengenal Penelitian dengan Asyik

 
 
Bengkulu, Humas LIPI. Perhelatan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) yang berlangsung dari 24 hingga 31 Juli 2016 di Bengkulu ternyata membawa kesan tersendiri bagi para siswa atau pelajar yang mengikutinya. Tilik saja, apa yang diungkapkan Daffa Ahmad Naufal, siswa dari SMA Raudatul Jannah Payakumbuh Sumatera Barat ini.
 
Daffa mengungkapkan, keikutsertaannya dalam PIRN kali ini merupakan keinginannya sejak lama. Dengan mengikuti kegiatan itu, ia bersama rekan-rekan lainnya mendapatkan pengetahuan baru tentang dunia penelitian. “Saya senang ikut PIRN karena membantu belajar penelitian dengan cara yang mengasyikkan,” katanya di sela-sela kegiatan penelitian lapangan pada Selasa (26/7).
 
Dia menjelaskan,  PIRN mengajak siswa melihat sisi penelitian lapangan dengan menyenangkan, walaupun topik yang dipelajari cukup berat. "Cita-cita saya ingin berkuliah di teknik jadi kegiatan penelitian seperti ini sangat diperlukan,” ujarnya.
 
Di kegiatan ini, Daffa bercerita dirinya dan rekan-rekan sekelompoknya yang tergabung dalam penelitian lapangan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) diajarkan tentang teknik metodologi dan penulisan karya tulis ilmiah.
 
Anggoro Tri Mursito, salah seorang instruktur siswa kelompok IPA yang juga peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI menuturkan, penelitian lapangan adalah bagian penting dari kegiatan PIRN. “Praktik langsung ke lapangan merupakan kegiatan yang ditunggu-tunggu, misalnya saja pengeboran lapisan tanah untuk diambil spesimen seperti sekarang ini,” katanya.
 
Dalam pengambilan spesimen itu, paparnya, siswa dilatih melakukan pengeboran tanah sedalam 3 meter. Kemudian, mereka mengambil spesimen dalam lapisan tanah untuk mengidentifikasinya. Setelah itu, mulailah dilakukan identifikasi jumlah lapisan tanah dan mendatanya.
 
Di kelompok IPA, penelitian lapangan tidak hanya pengeboran itu saja. Masih ada sejumlah kegiatan lapangan lainnya, seperti penelitian pembuatan lubang biopori untuk preservasi sumber daya air. Tim siswa ini melakukan pelubangan pada salah satu titik di tepian pantai panjang.
 
Kemudian, ada penelitian untuk pengambilan spesimen batu bara di sekitar pantai panjang. Pengambilan ini ditujukan untuk sampel pengujian kandungan batu bara di laboratorium. Selain kelompok IPA, penelitian lapangan sendiri juga dilakukan kelompok lainnya di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT). (lyr/ed:pwd)

Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Rr Nur Tri Aries Suestiningtyas S.IP., M.A.
Diakses : 1657