Peneliti LIPI Bimbing 55 Proposal Karya Ilmiah Remaja Terpilih

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Sebanyak 55 proposal karya ilmiah remaja terpilih untuk mengikuti Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-48 tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama dengan British Council Indonesia melalui Newton Fund Programme. Seluruh proposal terpilih tersebut akan mendapatkan bimbingan dari para peneliti LIPI untuk penyelesaian karyanya hingga penjurian lomba pada September mendatang.
 
“LIPI memiliki salah satu tugas untuk mengembangkan masyarakat ilmiah. Dan, kompetisi beserta on site mentoring ini menjadi ajang yang baik bagi para siswa untuk menggali ilmu dari para mentor,” ujar Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) LIPI selaku Ketua Tim Dewan Juri LKIR, Tri Nuke Pudjiastuti dalam kegiatan on site mentoring di Jakarta, Selasa (14/6).
 
On site mentoring sendiri merupakan proses pembimbingan proposal yang dilakukan para peneliti terhadap siswa secara tatap muka. “Proses pembimbingan dan penilaian mentor akan sangat penting yang nantinya sebagai bahan pertimbangan bagi juri,” imbuh Nuke.
 
Direktur Pendidikan dan Kemasyarakatan British Council Indonesia, Teresa Birks menegaskan, kegiatan pembimbingan kali ini merupakan bagian komitmen kemitraan antara British Council dengan LIPI. British Council selama dua tahun ini telah mendukung upaya pengembangan budaya riset ilmiah di kalangan generasi muda Indonesia. “Tidak hanya menumbuhkan minat, kegiatan ini nantinya dapat memberi kontribusi besar bagi sektor riil dan juga industri,” tuturnya.
 
Menurut Teresa, riset dan kolaborasi sangat penting.  Satu negara tentu tidak akan mampu untuk menyelesaikan sendiri setiap permasalahan yang terjadi. “Kami berharap British Council juga berperan mendorong generasi muda dalam melahirkan inovasi, serta menghubungkan mereka dengan peneliti-peneliti dari negara lain terutama dari Inggris” imbuhnya.
 
Peningkatan Minat
 
Kepala Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI, Nur Tri Aries Suestiningtyas menuturkan, terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah karya yang mendaftarkan jadi peserta LKIR tahun ini. Jika pada 2015 karya yang masuk sejumlah 2.041 proposal, maka pada 2016 karya yang masuk sejumlah 3.204 proposal dan sebanyak 55 proposal terpilih untuk dibimbing. “Ini merupakan tren positif, dan kami juga mengapresiasi peran British Council dalam mendukung penyelenggaraan kompetisi ilmiah LIPI,” ujarnya.
 
Nur mengimbuhkan, para pemenang LKIR akan dilombakan lagi pada berbagai ajang di tingkat internasional seperti Intel International Science and Engineering Fair (IISEF) di Amerika Serikat serta Science Festival di Inggris. “Kami berharap ini juga menjadi pemicu semangat generasi muda untuk terhubung dengan peneliti dari negara lain secara global,” tuturnya.
 
Sebagai informasi, pelaksanaan LKIR tahun ini terdiri dari empat bidang penelitian, yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH), Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT), dan Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Maritim (IPKM). Penjurian lomba tersebut akan mengedepankan originalitas dalam berinovasi serta etika dalam penelitian tetap juga menjadi poin utama. (msa/ed: pwd)

Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas

Sivitas Terkait : Rr Nur Tri Aries Suestiningtyas S.IP., M.A.
Diakses : 3328