Peneliti LIPI: Hasil Dialog Harus Disepakati Bersama

 
 

DIALOG Papua-Jakarta yang diusung pemerintah dalam rangka penyelesaian persoalan di Papua harus menghasilkan kesepakatan bersama. Dalam dialog tersebut diharapkan tak ada lagi ketidaksepahaman yang berpotensi menimbulkan konflik. Apapun hasilnya harus disepakati oleh kelompok yang berkonflik, kata Peneliti Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Muridan S Widjojo, dalam peluncuran dan bedah buku Konflik Papua: Akar Masalah dan Solusi yang ditulis Ketua Kaukus Papua Parlemen RI, Paskalis Kossay, di Jakarta, Kamis (8/12).

Menjelang pelaksanaan dialog tersebut, disarankan Muridan, kedua belah pihak harus sama-sama memberikan pesan politik yang ramah agar tidak mengganggu pelaksanaannya. Menurutnya, dalam sebuah dialog politik, selalu ada beberapa agenda yang muncul. Namun begitu, agenda yang akan dimunculkan harus disusun secara bertingkat dimulai dari agenda yang tidak sensitif.

Pelaksanaan dialog tersebut, lanjut Muridan, harus dilakukan secara bermartabat dengan menunjukan sikap saling menghormati dari kedua belah pihak, sehingga menghasilkan hasil yang penuh legitimasi.

Politisi Partai Golkar, Yoris Raweyai, meminta masyarakat agar terus mendorong upaya dialog Jakarta-Papua. Namun, dia berharap dialog tersebut lebih mengutamakan penyelesaian masalah hingga akarnya agar tidak menimbulkan masalah baru. Bicarakan dulu untuk membersihkan tanaman di Papua. Kalo sudah bersih, baru bicara mau tanam apa, imbuhnya.

Jurnal Nasional, 8 Desember 2011

Sivitas Terkait : Muridan Satrio Widjojo

Diakses : 1758