Pengamat: PT Inka Tidak Kapabel

 
 
PURWOKERTO, KOMPAS- Kerusakan teknis Kereta Rel Diesel Elektrik Maguwo Ekspres Purwokerto-Yogyakarta ternyata bukan yang pertama kali pada jenis angkutan tersebut. Bahkan sebagian besar KRDE dinilai bermasalah.

Pengamat perkeretaapian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Taufik Hidayat, Sabtu (20/10/2012), mengatakan, kerusakan KRDE yang kesekiankalinya menbuktikan PT Inka tidak kapabel dalam pembuatan mesin kereta. (Baca juga jawaban PT Inka)

Dia juga menyoroti pengadaan KRDE yang sejak awal bermasalah. "Selama ini PT Inka punya kapasitas membuat gerbong. Tetapi tidak untuk kereta bermesin seperti KRDE, " jelasnya.

Taufik menyebutkan, anggaran rekondisi satu rangkaian KRDE tergolong mahal mencapai Rp 28 miliar. Dia juga menilai sumber daya manusia PT KAI belum siap untuk merawat kereta jenis tersebut.

Data Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia menyebutkan, sejumlah KRDE lain yang saat ini rusak adalah KRDE Madiun Jaya (Madiun-Yogyakarta) dan Railbus Batara Kresna (Sukoharjo-Yogyakarta).

Bahkan, KRDE Kaligangsa (Tegal-Pasar Senen) sudah rusak kendati baru sehari beroperasi. Sebagian besar KRDE merupakan hasil rekondisi dan konversi dari rangkaian kereta rel listrik yang beroperasi di Jabodetabek.
Sumber : Kompas.com

Sivitas Terkait : Taufik Hidayat

Diakses : 1847