Perlu Langkah Bersama Ciptakan Pembangunan Menyeluruh

 
 
(Bogor, 12 Juli 2012 Humas LIPI) Selama beberapa dekade dunia menikmati keberhasilan pembangunan ekonomi yang diindakisakan lewat peningkatan GDP, pengurangan angka pengangguran, keseimbangan neraca ekspor impor, dan beberapa indikator makro ekonomi lain. Namun saat ini dunia sadar bahwa pola tersebut mengabaikan ketahanan lokal dan tidak berkontribusi pada keberlanjutan ekosistem yang membuatnya rawan terhadap konflik, krisis dan bencana alam.

Saat ini adalah momen yang tepat untuk merubah paradigma pembangunan kita. Kita perlu melangkah ke depan bersama dengan menciptakan pembangunan yang menyeluruh, dengan menggabungkan sumber daya sosial, sumber daya alam, serta ekosistem sebagai bagian faktor-faktor dalam pembangunan, ujar Kepala LIPI Prof.Dr.Lukman Hakim saat membuka Scientific Workshop pada Kamis (12/7) lalu di Gedung Konservasi, Kebun Raya Bogor.

Workshop tersebut diselenggarakan atas kerjasama antara Center for Interdiciplinary and Advanced Research (ICIAR) LIPI dan Institute for Environment and Human Security - United Nation University (UNU-EHS) guna memikirkan membangun pusat keunggulan di Asia Tenggara untuk mengatasi masalah-masalah di Jakarta. Workshop ini akan dihadiri oleh para ahli dari LIPI, UNU, delegasi asing serta instansi dan universitas terkait dari seluruh Indonesia. Dalam workshop ini akan dikaji kasus-kasus dari beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Mahakam, dan beberapa kota di belahan dunia lainnya.

Kasus-kasus yang dikaji akan difokuskan ke daerah perkotaan dan pesisir karena 50 persen penduduk Indonesia tinggal di daerah tersebut. Tanggal 14 Juli 2012, rangkaian acara akan dilanjutkan dalam kegiatan Ekskursi yang akan dilakukan mulai dari Cibodas sebagai daerah penyangga Jakarta, dilanjutkan ke Katulampa, Pluit, hingga ke Muara Baru. Kemudian, tanggal 15-16 Juli 2012, akan diadakan Write Shop, sebagai upaya pengkaderan peneliti-peneliti muda untuk menjadi penulis yang produkstif di jurnal penelitian ilmiah.
Sumber : Humas BKPI-LIPI

Sivitas Terkait : Jan Sopaheluwakan

Diakses : 1067