Persiapan Muhammad Lutfhi menuju Amerika Serikat : Terinspirasi Tanaman Padi, Ciptakan Sensor Foto Transistor

 
 

Satu lagi pelajar Kota Bogor yang bakal mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Dialah Muhammad Lutfhi Nurfakhri, siswa kelas XI IPA 4 SMAN 1 Bogor. Bagaimana persiapannya

Luthfi menjadi satu di antara tiga pelajar di Indonesia yang akan berangkat ke Amerika Serikat pada Mei 2012 untuk mengikuti ajang Intel International Sains Engineering Fair (ISEF).

Undangan ke negeri Paman Sam itu berawal dari prestasi Luthfi memenangkan lomba karya ilmiah remaja yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada Juni 2011.

Dia menjadi juara I proposal terbimbing LIPI dalam penelitiannya mengenai sensor foto transistor sebagai alat optimalisasi untuk kebutuhan pupuk nitrogen pada tanaman padi.

Kini, anak bungsu dari dua bersaudara itu dalam pembinaan Puspitek Serpong yang ditunjuk LIPI untuk membimbing dalam menyempurnakan penelitiannya.

Bimbingan dari Puspitek Serpong dilakukan mulai Agustus ini. Di samping itu, sekolah memberikan bimbingan secara intensif, kata Lutfi kepada Radar Bogor saat ditemui di sekolahnya, Sabtu (20/8).

Sebelum mengikuti lomba yang diikuti 1.500 pelajar se-Indonesia dengan tiga bidang lomba, yakni teknik, IPA dan IPS ini, Luthfi mengaku telah mengikuti penelitian serupa yang digelar Kemendiknas di ajang Indonesian Sains Project Olimpiade (ISPO).

Di sana, dia juga menjadi juara I, namun penelitiannya belum berbasis digital. Dalam lomba di LIPI ini saya menyempurnakan penelitian sebelumnya, kini sudah berbasis digital, katanya.

Ia menyebutkan, dari penelitiannya itu, 80 pesen masih berupa konsep, sedangkan praktiknya baru 20 persen. Maka, untuk menuju Amerika, antara konsep dan praktik harus seimbang.

Penelitian ini harus rampung akhir September 2011 dan selanjutnya akan dipresentasikan di Jakarta pada malam penganugerahan para juara Oktober 2011.

Luthfi mengaku penelitiannya ini terinspirasi dari tanaman padi serta buku dan jurnal milik ayahnya. Sang ayah, Iyus Hendrawan, adalah dosen di Institut Teknologi Indonesia (ITI). Selain itu, saya juga sering browsing di internet mengenai teknologi dan tanaman padi, kata Luthfi.()
Sumber : Radar Bogor, 22 Agustus 2011

Diakses : 1326