Sedan Listrik Hevina Lebih Murah dari Tucuxi

 
 
JAKARTA- Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, sedang menyiapkan sebuah mobil listrik sedan dengan menggendeng Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Sedan listrik menristek ini rencananya diperkenalkan bulan depan.

Mobil listrik dengan nama Hevina ini merupakan kerjasama antara Kemenristek dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Kabarnya, dana untuk pengembangan sedan listrik Hevina ini merupakan dana anggaran dari Kemenristek sendiri.

"Untuk dana pengembangan sedan listrik Hevina ini, langsung berasal dari APBN dan Pemerintah. Jadi dana langsung dari anggaran Kementerian, " Jelas Abdul Hapid, Koordinator Penelitian LIPI saat dihubungi Okezone, Senin (15/4/2013).

Abdul Hapid belum mau menyebutkan secara rinci dana yang dihabiskan untuk proses pengembangan sedan listrik Hevina ini. Namun dana yang digunakan jauh di bawah biaya pengembangan mobil listrik Tucuxi milik menteri Negara BUMN Dahlan Iskan.

"Untuk biaya pastinya saya belum bisa bilang, nanti saat perkenalan saja. Yang pasti biaya untuk pengembangan mobil listrik Hevina ini jauh di bawah angka Rp1 milliar, " tambah Hapid.

Dana pengembangan yang murah ini juga karena sedan listrik Hevina banyak menggunakan bahan-bahan dengan kandungan lokal. Namun mesin sendiri pihak LIPI masih menggunakan motor listrik dari Amerika.

"Kami memang sedang mengembangkan sebuah mesin listrik sendiri, namun prosesnya masih sangat panjang, belum bisa digunakan untuk model pototipe sedan listrik Hevina yang akan diperkenalkan bulan depan, " lanjutnya.

Hapid berjanji, ntuk kedepannya, mobil-mobil listrik dari proses pengembangan pihak LIPI pasti akan menggunakan 100 persen mesin kandungan lokal buatan anak bangsa.(zwr)
Sumber : Okezone.com - Senin, 15 April 2013

Sivitas Terkait : Abdul Hapid

Diakses : 1260