Seminar Nasional Rekayasa Energi, Mekatronik dan Teknologi Kendaraan 2013

 
 
Tema : Teknologi dan Energi Baru Terbarukan untuk Mendukung Transportasi Ramah Lingkungan

Ketergantungan manusia terhadap sumber energi yang berasal dari bahan bakar fosil telah diperkirakan akan mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi. Krisis energi yang diakibatkan semakin menipisnya cadangan minyak bumi di seluruh belahan bumi merupakan tantangan besar yang harus dihadapi sekaligus harus dicari solusinya dimasa depan. Semakin menipisnya cadangan minyak bumi disebabkan ketidak arifan umat manusia dalam penggunaannya di berbagai sektor baik di sektor industri maupun sektor lain seperti transportasi.

Indonesia memiliki ketergantungan sebesar 90 persen terhadap berbagai sumber energi seperti minyak bumi 54,4 persen, gas 26,5 persen dan batubara 14,1 persen. Pemerintah telah melakukan berbagai usaha untuk mulai melakukan penghematan dengan membatasi penggunaan bahan bakar fosil, salah satu caranya adalah dengan meberlakukan pemberian kuota. Tetapi pada kenyataannya cara tersebut masih belum mampu untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, hal tersebut disebabkan terjadi peningkatan pertumbuhan pemakaian kendaraan bermotor yang sangat pesat (10-15 persen per tahun) dan harga BBM subsidi yang lebih murah jika dibandingkan dengan BBM non subsidi.

Di tengah krisis, pemerintah mulai memberikan ruang untuk melakukan solusi nyata melalui pemanfaatan energi baru terbarukan. Di sektor pemenuhan tenaga listrik dilakukan terobosan antara lain mulai mengganti sumber energi utama yang digunakan dalam pembangkitnya yang awalnya menggunakan bahan bakar fosil saat ini mulai bergeser menggunakan gas, tenaga air, panas bumi, energi surya, gelombang laut, angin, dan sumber energi terbarukan lainnya. Di sektor transportasi telah dilakukan riset dan pengembangan mobil listrik/hibrid yang dilakukan oleh pemerintah, swasta, maupun kolaborasi dari keduanya. Hingga saat ini, kontribusi energi baru terbarukan masih mencapai 5-6 persen dari penggunaan energi secara keseluruhan. Oleh sebab itu, riset, pengembangan maupun aplikasinya harus terus ditingkatkan hingga mampu bersaing secara ekonomi dengan energi dari bahan bakar fosil.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia melalui Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik (Puslit Telimek - LIPI) bermaksud menyelenggarakan Seminar Nasional berjudul REKAYASA ENERGI, MEKATRONIK, DAN TEKNOLOGI KENDARAAN (RIMTEK 2013). Tujuan seminar ini adalah untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan diskusi mengenai hasil penelitian bidang energi, mekatronik, dan teknologi kendaraan.

Pada tahun ini tema yang diambil adalah Teknologi dan Energi Baru Terbarukan untuk Mendukung Transportasi Ramah Lingkungan . Para peserta diharapkan dari kalangan pakar, produsen IPTEK lembaga penelitian, akademisi serta pengguna IPTEK, seperti praktisi industri, dunia usaha, dan masyarakat. Melalui seminar ini berbagai permasalahan yang up to date terkait teknologi dan energi untuk transportasi ramah lingkungan akan diangkat untuk dapat memperkaya pengetahuan para peserta dan meningkatkan berbagai bentuk kerjasama, seperti kerjasama riset, komersialisasi produk, pendidikan/pelatihan, dll.

Info :



Sivitas Terkait : Pudji Irasari
Diakses : 1445