Situasi Terkini Indonesia Jadi Tantangan Perkembangan Ilmu Sosial

 
 
(Jakarta Humas LIPI). Perubahan sosial di Indonesia yang berjalan sangat cepat, dinamis dan semakin kompleks secara tidak langsung hal tersebut mendorong dan menuntut ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan untuk terus berkembang. Situasi di Indonesia saat ini menjadi tantangan tersendiri. Diperlukan gerak cepat untuk merespon dan menjelaskan berbagai perubahan sosial dan memberi arah bagi perubahan yang terjadi tersebut ungkap Prof. Dr. Siti Zuhro, peneliti Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam Focus Group Discussion Persiapan Pelaksanaan Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional (KIPNAS) XI yang diselenggarakan pada Rabu (10/6) lalu di Jakarta.

Siti Zuhro yang menjadi Ketua Komisi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan KIPNAS XI ini menyatakan diperlukan intelektual dan ilmuwan yang merakyat untuk mengimplementasikan ilmu-ilmu mereka. Selain itu diperlukan kepastian dan keterkaitan terhadap hukum serta kepemimpinan yang meyakinkan , ungkapnya.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Dr. Sudarno Sumarto dari SMERU Research Institute, dengan makalah Kemandirian Ekonomi dan Jaminan Sosial , Prof. Dr. Miftah Thoha dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan makalah Korupsi dan Reformasi Birokrasi , Prof. Dr. Purwosantoso dari UGM membawakan makalah Demokratisasi dan Desentralisasi , serta Prof. Dr. Azyumardi Azra dari Universitas Islam Negeri Jakarta dengan makalah Globalisasi: Tantangan dan Kesiapan Indonesia . Acara tersebut dimoderatori oleh Nasihin Masha, Pemimpin Redaksi Republika.

KIPNAS merupakan ajang pertemuan ilmiah empat-tahunan yang diselenggarakan oleh LIPI sejak tahun 1958. Tahun ini, LIPI bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan pendidikan Tinggi kembali menyelenggarakan KIPNAS ke XI pada tanggal 8-9 Oktober mendatang dengan tema Signifikansi dan Kontribusi Ilmu Pengetahuan bagi Indonesia Sejahtera . (yta/ ed:fz)
Sumber : Humas LIPI

Sivitas Terkait : R. Siti Zuhro

Diakses : 1700