Tiga Karya Anak Bangsa Dipamerkan di Intel ISEF, Amerika Serikat

 
 
Tiga pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) yang diadakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 2011 akan mengikuti ajang ilmiah bergengsi di Amerika Serikat dalam acara Intel International Science and Engineering Fair 2012 . Adapun karya ilmiah anak bangsa yang akan dipamerkan adalah Digital Leaf Color Chart oleh M. Luthfi Nurfakhri (SMAN 1 Bogor); Termite Resistant Rice Straw Paper with Soursop Leaves Extract oleh Efa F. Haryono dan Marwah Zairah (SMAN 1 Malingping); dan Volcanic Mudflow Breaker Dam oleh Aulia A. januartrika, Anas M. Nurrochman, Amelia Nugrahaningrum (SMAN 1 Yogyakarta)

Jakarta, 10 Mei 2012. Enam pelajar Indonesia pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) LIPI tahun 2011 akan berangkat mewakili Indonesia di ajang Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF) 2011, di Pittsburg, Pennsylvania, Amerika Serikat pada tanggal 13 18 Mei 2012. Saat diterima oleh Menristek, Prof. Gusti Muhammad Hatta, pada hari Rabu (10/05) kemarin, memberikan ucapan selamat kepada para peserta ISEF sebagai orang-orang yang the best of the best . Menristek juga berterima kasih kepada LIPI dan Intel Indonesia Corporation yang telah membimbing para peserta untuk dapat masuk ke dalam tataran kompetisi internasional serta menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Prof. Lukman Hakim, Kepala LIPI, juga memberikan ucapan selamat dan mendoakan agar para peserta mendapatkan hasil yang terbaik sehingga mampu mengangkat nama bangsa di mata dunia. LIPI akan selalu berupaya agar para pemenang LKIR LIPI berkesempatan untuk mengikuti lomba-lomba ilmiah bertaraf internasional, ujarnya. Salah satunya adalah Intel ISEF yang merupakan kompetisi ilmiah pra-kuliah yang terbesar di dunia. Kompetisi ini diadakan setiap tahun dan diikuti oleh lebih dari 1500 pelajar sekolah menengah dari 65 negara untuk memamerkan hasil penelitian independen mereka, jelasnya.

Lukman juga mengatakan bahwa ini adalah keikut sertaan Indonesia untuk yang ketiga kalinya pada IISEF ini. Tahun kemarin, peserta Indonesia berhasil membawa beberapa penghargaan di ajang ini yaitu Special Award dari China Association for Science and Technology (CAST) serta penghargaan Honorable Mention dari society Exploration of Geophysicist, tambahnya. Akhirnya, Lukman mengingatkan agar para peserta selalu menjaga kesantunan baik budi pekerti dan tutur kata serta terus mengembangkan kepercayaan diri di masa depan.

Salah satu peserta, M. Luthfi Nurfakhri, pemenang I LKIR ke 43 LIPI tahun 2011 bidang IPT, menjelaskan bahwa penelitiannya yang berjudul Digital Leaf Color Chart adalah mengenai penggunaan alat dengan fototransistor sebagai pendeteksi warna daun padi secara digital. Proses pemupukan adalah salah satu proses penting dalam pertumbuhan tanaman padi, ujarnya. Menurut Luthfi, selama ini petani padi dalam pemberian pupuk Nitrogen menggunakan Metoda Bagan Warna Daun (BWD) berdasarkan skala warna. Metoda ini memiliki kelemahan dimana jika warna tumbuhan padi tidak sesuai maka akan dihitung dengan rata-rata sehingga pemupukan dapat melebihi ataupun kekurangan nitrogen. Diharapkan, dengan alat ini, perhitungan pemberian nitrogen pada padi dapat lebih optimal dan dapat ditunjukkan secara digital dengan LCD, Luthfi mengakhiri.

Diakses : 1311