Tingkatkan Jumlah Pengunjung, Suryanto : KRB Harus Punya Daya Tarik Wisata

 
 

Pemerintah kota dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan penandatanganan MoU tentang Pembangunan Kebun Raya Balikpapan (KBR) di auditorium kantor balaikota Kamis (10/1) kemarin. MoU ini ditandatangani Wali Kota Rizal Effendi dan Ketua LIPI Lukman Hakim. Agar KRB ini jumlah pengunjungnya terus mengalami peningkatan maka perlu dibangun prasarana yang bisa menjadi daya tarik para pengunjung seperti tempat out bound, jogging track, cottage serta tempat pertemuan di alam terbuka.

Harus ada fasilitas yang membuat wisatawan tertarik untuk mengunjungi KRB ini, kata Suryanto. Diakui Suryanto suasana di KRB ini cukup nyaman untuk pertemuan-pertemuan resmi dan tidak resmi sambil menikmati indahnya alam hutan. Kami bersama pak Imdaad (Mantan Wali Kota Balikpapan,red) pernah meeting didalam KRB itu. Wah, enak banget suhunya dingin dan udaranya sejuk, ujarnya.

Suryanto mengaku, pihaknya telah menyurat kepada LIPI agar membantu pemkot Balikpapan untuk membantu penyediaan sarana dan prasarana didalam KRB ini namun sampai saat ini belum ada balasan. Karena KRB ini untuk kepentingan riset maka kami minta bantuan kepada LIPI agar membantu berbagai fasilitas yang dibutuhkan, tegasnya.

Sementara itu, Direktur Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) Purwanto mengatakan, sebelum KRB ini diberi kesempatan kepada masyarakat untuk berkunjung maka berbagai fasilitas harus tersedia didalam KRB ini. Pasalnya, masyarakat yang berkunjung didalam KRB ini tentunya harus merasa nyaman. Untuk itu perlu ada toilet, kamar mandi, listrik, air mengalir, kantin serta kebutuhan lainya untuk wisatawan, kata Dia.(vie)
Sumber : Balikpapan Pos, 11 Januari 2013

Sivitas Terkait : Lukman Hakim

Diakses : 1508