Tuntutan Referendum Papua : LIPI Nilai Referendum Papua Mustahil Tercapai

 
 

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menilai pemerintah tidak akan mudah memberikan referendum bagi rakyat Papua. Dialog Jakarta dan Papua menjadi jalan keluar terbaik.

Koordinator Kajian Tim Papua LIPI, Dr Muridan Satrio Widjojo, mengatakan tuntutan referendum seperti yang diinginkan sebagian warga Papua akan sangat sulit dipenuhi pemerintah dan dunia internasional.

Itu sesuatu yang mustahil. Yang penting saat ini adalah menyelenggarakan dialog dulu, karena setiap masalah akan mudah diselesaikan bila kedua belah pihak bertemu, ujar Muridan, Rabu (1/9).

Menurut Muridan, keinginan untuk memerdekakan diri sah bagi warga negara selama tidak dilakukan melalui cara kekerasan. Silakan jika ada yang berjuang untuk itu (referendum), tapi saya pikir sangat sulit tercapai. Yang kita perjuangkan saat ini adalah bagaimana dialog antara Jakarta dan Papua bisa terlaksana. Muridan mengaku tidak dapat memprediski kapan dialog dapat dilaksanakan. Dialog ini bukan permainan, perlu usaha. Pertama dilaksanakan dulu pra dialog, baru kemudian ada puncaknya. Jadi, soal waktu. Itu bisa saja sangat lama, ujarnya.

Muridan Satrio Widjojo adalah pendiri Jaringan Damai Papua (JDP) bersama Pastor Neles Tebay, Rektor Sekolah Tinggi Filsafat Fajar Timur di Jayapura. (E1)

VHRmedia.com, 1 September 2010

Sivitas Terkait : Muridan Satrio Widjojo

Diakses : 1937