Ultah ke-61, Ibu Ani Luncurkan Dua Buku tentang Tanaman

 
 

Bertepatan hari ulang tahun ke-61, Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono meluncurkan dua buku mengenai kekayaan hayati di Indonesia. Acara peluncuran yang bertajuk Hayati Indonesiaku berlangsung di Istana Kepresidenan Cipanas, Jawa Barat, Sabtu (6/7) pukul 10.00 WIB. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendampingi Ibu Ani.

Dua buku karya Ibu Negara ini masing-masing berjudul 3500 Plant Species of The Botanic Gardens of Indonesia dan Koleksi Tanaman Herbalia Istana Cipanas. Kedua buku tersebut memuat deskripsi lengkap dan foto indah dari berbagai jenis tumbuhan di kebun raya di Indonesia dan Taman Herbalia di Istana Cipanas.

"Buku setebal 1.216 halaman ini mendeskripsikan lebih dari 3.500 tumbuhan yang menjadi koleksi kebun raya yang ada di Indonesia yang berada di bawah LIPI, seperti di Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan Eka Karya di Bali, " ujar Ketua Tim Penyusun Daniek G. Sukarya.

Daniek menjelaskan, ide pembuatan buku didasari oleh kenyataan Indonesia tidak memiliki sumber informasi tumbuh-tumbuhan yang terpadu dan bisa diakses kapan saja.

Ibu Ani sendiri dalam sambutannya mengingatkan bahwa Indonesia dikenal dengan julukan mega-biodiversity terbesar kedua setelah Brasil. "Kita harus bersyukur karena dianugerahi kekayaan alam luar biasa dan bisa dimanfaatkan sumber kehidupan kita, " ujar Ibu Ani.

Mensyukuri kekayaan alam bukan hanya melalui ucapan tapi juga tindakan. "Kesadaraan mencintai lingkungan harus kita bangun dan ajarkan pada anak cucu kita dengan memberikan dan menjadi contoh. Saya bangga di Indonesia makin banyak organisasi cinta lingkungan, " Ibu Ani menambahkan.

Ibu Ani bercerita, bahwa sejak remaja sangat menggemari kegiatan berkebun, mananam berbagai jenis tanaman di halaman rumahnya. "Saya memang cinta bunga dan tanaman sampai saudari saya dulu suka menjuluki saya menteri pertanaman, " kata Ibu Negara.

Kecintaan terhadap tanaman ini diwarisi dari ibunda tercinta, Sunarti Sarwo Edhi Wibowo. Meski telah lama menggeluti dunia berkebun, Ibu Ani mengaku kesulitan saat menentukan beberapa nama bunga dan tanaman pada buku Colors of Harmony karyanya yang terlebih dahulu diterbitkan. Kesulitan itu terbantu oleh buku flora Singapura yang diberikan oleh Komandan Paspamres, sehingga Ibu Ani terinspirasi untuk meluncurkan buku 3500 Plant Species of the Botanic Gardens of Indonesia.

"Saya ikut memberikan masukan dan menyumbangkan karya fotografi saya, " ujar Ibu Ani yang berharap buku ini dapat menjadi referensi bagi seluruh rakyat Indonesia dan peneliti tumbuhan di Indonesia.

Sedangkan buku Koleksi Tanaman Herbalia Istana Cipanas diinspirasi oleh keinginan Ibu Ani untuk memperkenalkan kembali tanaman obat-obatan kepada masyarakat Indonesia. Bahkan, Ibu Ani secara pribadi mengaku masih meminum rebusan daun salam dan sukun setiap hari.

Keiinginan Ibu Negara untuk mengangkat kembali citra tanaman herbalia menjadi dasar dibangunnya Taman Herbalia Istana Cipanas yang diresmikan pada 7 Januari 2013 dan memiliki 400 jenis tanaman. "Saya juga sudah menyusun sebuah buku mengenai koleksi tanaman herbalia Istana Cipanas, " Ibu Ani menuturkan.

Setelah sambutan, Ibu Ani memberikan buku 3500 Plant Species of The Botanic Gardens of Indonesia kepada Mendikbud Mohammad Nuh dan Kepala LIPI Lukman Hakim. Lalu buku Koleksi Tanaman Herbalia Istana Cipanas kepada Ketua II SIKIB Ratna Djoko Suyanto dan Wakil Ketua Asosiasi Gabungan Pengusaha Jamu Indoneisa dan Obat Tradisional Putri K. Wardani. Sedangkan menantu Aliya Baskoro Yudhoyono mendapatkan kedua buku tersebut.

Menghadiri acara peluncuruan buku ini Wapres Boediono dan Ibu Herawati Boediono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Mensos Salim Segaf Al-Jufrie, Menparekraf Mari Elka, Menteri PAN Azwar Abubakar, Menteri PP dan Perlindungan Aanak Linda Amalia Gumelar, Menhut Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Cicip Sutardjo, Mentan Suswono, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menkominfo Tifatul Sembiring, Menkop dan UKM Syarief Hasan, Kapolri Timur Pradopo, dan Kepala BIN Marciano Norman. (fbw)
Sumber : Presiden RI, 6 Juli 2013

Sivitas Terkait : Lukman Hakim

Diakses : 2090