Tikus Raksasa Ditemukan di Pedalaman Hutan Papua

 
 

Ekspedisi lanjutan yang dilakukan sejumlah ilmuwan dalam dan luar negeri di kawasan Pegunungan Foja, Papua berhasil mengungkap dua spesies mamalia baru. Masing-masing jenis tikus raksasa dan sejenis tupai yang berukuran sangat kecil.

Kedua jenis hewan ditemukan gabungan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Conservation International (CI) saat mengunungi wilayah tersebut pada Juni 2007. Pada ekspedisi pertama yang dilakukan akhir tahun 2005 lalu, para ilmuwan terkejut saat menemukan puluhan jenis satwa yang baru bagi dunia sains dan kenakearagaman hayati yang sangat kaya sehingga kawasan tersebut mendapat julukan surga yang hilang .

"Selama ekspedisi Juni, tim mendokumentasikan dua mamalia, seekor possum Cercartetus kerdil, salah satu hewan berkantung terkecil di dunia, dan tikus raksasa Mallomy, keduanya masih dipelajari dan sepertinya baru di dunia sains, " demikian pernyataan yang dirilis CI.

Ukuran tikus yang ditemukan hampir lima kali ukuran tikus got. Saat ditemukan, hewan tersebut tidak takut kepada manusia bahkan seringkali mengunjungi perkemahan yang didirikan para peneliti.

Sementara possum layak disebut marsupial (hewan berkantung0 terkecil di dunia karena ukurannya yang cukup digenggam tangan. Begitu jinaknya, hewan pengerat itu meloncat dan dengan tenangnya berjalan-jalan di lengan dan kamera yang dibawa sang kameramen ekspedisi tersebut.

Penemuan mamalia baru seperti ini termasuk jarang sekali mengingat sebagian besar telah terdokumentasi.(AFP/WAH)

Gambar :

    Foto yang dirilis Conservation International memperlihatkan ahli mamalia Martua Sinaga memegang seekor tikus seberat 1,4 kg yang mungkin spesies mamalia baru dari Pegunungan Foja, Papua.

Sumber : KCM (17 Desember 2007)

Diakses : 5400