6 Fakta soal King Cobra Raksasa di Kalimantan yang Bikin Heboh

 
 
Belum lama ini media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya foto-foto ular king cobra berukuran raksasa yang ditemukan di Muara Wahau, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Foto tersebut diunggah oleh pemilik akun Facebook Made Dwi Sudarmawan, Kamis (22/3).

Berikut kumparan (kumparan.com) merangkum enam fakta mengenai king cobra Kalimantan:

1. Fotonya viral di media sosial

Ular Kobra di Kalimantan

Ular King Cobra Raksasa di Kalimantan (Foto: Dok: Facebook Made Dwi Sudarmawan)
Ular king cobra yang masuk ke kawasan permukiman warga Muara Wahau berhasil diamankan warga. Foto-foto king cobra yang diunggah oleh pengguna Facebook Made Dwi Sudarmawan viral di media sosial.
Netizen banyak yang bertanya soal keaslian foto ular raksasa itu. Made dalam unggahannya di Facebook mengatakan tidak bermaksud membuat foto tersebut viral. Dia memastikan ular tersebut asli.
2. Ditangkap menggunakan tali dan tongkat

King Cobra yang ditangkap Edy

King Cobra yang ditangkap Edy. (Foto: Facebook Edy Putra Kelana)
Made mengatakan ular itu ditangkap oleh temannya yang bernama Edy Putra Kelana. Edy lalu menceritakan bagaimana dia menangkap ular tersebut. Saat itu, Minggu (11/3) sekitar pukul 15.00 Wita dia mendapat telepon dari salah satu warga bahwa ada ular besar yang muncul di sekitar rumah penduduk.
"Saya ditelepon katanya ularnya sempat ngejar orang di sana," kata Edy saat dihubungi kumparan,Sabtu (24/3).
Ketika Edy bersama dengan seorang temannya tiba di lokasi, ular king cobra itu sudah berada di atas pohon. Edy lalu menggunakan tali dan kayu mengambil ular tersebut.
"Ularnya jatuh ke tanah terus langsung kami tangkap," ucap Edy.
Tidak ada alat khusus untuk menangkap king cobra, Edy hanya menggunakan tali yang dibikin simpul dan sebatang tongkat. Tali itu lalu dikaitkan ke bagian kepala ular dengan menggunakan tongkat.
"Pas ditangkap langsung kami bawa, dipegang biasa pakai tangan. Biar nggak digigit pegang bagian kepalanya," katanya.
3. Memiliki panjang 4 meter

Kobra di Kalimantan

Ular King Cobra Raksasa di Kalimantan. (Foto: Facebook/Made Dwi Sudarmawan)
Soal foto penampakan ular king cobra seperti sebesar tubuh manusia itu menurut Edy tidak benar. Ular itu memang besar tetapi hanya seukuran lengan saja.
"Foto itu terlalu besar kelihatannya karena kamera ambil gambarnya terlalu dekat. Ularnya itu panjangnya 4 meter dan tidak sebesar seperti di foto," kata Edy.
kumparan juga menghubungi Amir Hamidy, ahli herpetologi yang juga sekaligus peneliti di Pusat Penelitian Biologi LIPI. Amir sendiri tidak menampik bahwa ukuran ular di foto tersebut memang besar. Ular yang memiliki nama ilmiah Ophiophagus hannah itu menurut Amir memang bisa memiliki ukuran yang sangat panjang.
“King cobra memang ular berbisa terpanjang di dunia, ukurannya bisa sampai enam meter. Tapi kalau yang dipegang itu saya enggak yakin sampai enam meter.”
Ia juga mengatakan, king cobra dengan ukuran seperti itu sudah jarang sekali ditemukan.
4. Taringnya dipotong

Kobra di Kalimantan

King cobra di Kalimantan. (Foto: Facebook/Made Dwi Sudarmawan)
Setelah ditangkap ular tersebut kemudian menjadi tontonan warga. Agar tidak meresahkan, taring ular itu dipotong. Menurut Edy taring yang dipotong tidak semua dan bisa tumbuh kembali.
"Karena banyak yang penasaran ingin lihat ularnya jadi untuk keamanan taringnya dipotong sementara. Kalau tidak dipotong bisa berbahaya," ucap Edy.
5. Lima hari disimpan dalam rumah Edy

Kobra di Kalimantan

Ular King Cobra Raksasa di Kalimantan (Foto: Facebook/Made Dwi Sudarmawan)
Setelah ditangkap, ular king cobra itu kemudian disimpan di rumah Edy selama lima hari. Dia menganggap ular itu seperti hewan peliharannya yang diletakkan di dalam kardus, terkadang ular itu dilepas dan berkeliaran di dalam kamar.
"Saya tinggal di rumah sendiri, ularnya ditaruh saja di kamar dia muter-muter di sana," kata Edy.
Edy mengaku tidak takut dengan ular karena dia sudah biasa bermain dengan ular sejak SMA. Dia juga pernah digigit ular kobra hitam berukuran kecil dan pingsan selama tiga jam. Beruntung nyawanya masih bisa ditolong hanya dengan menggunakan pengobatan tradisional.
6. Dilepaskan ke hutan

Ular kobra raksasa dilepas ke hutan

King cobra raksasa dilepas ke hutan. (Foto: Facebook/Made Dwi Sudarmawan)
Setelah lima hari bersama akhirnya ular tersebut dilepaskan Edy ke hutan pada Jumat (23/3). Menurut Edy agak berat untuk melakukan hal ini karena dia sudah merasa dekat dengan ular tersebut.
"Sebenarnya rasanya berat untuk melepaskan tapi ya namanya kita tidak mau meresahkan warga jadi dilepaskan," kata Edy.
Meski begitu, Edy dan Made tetap melepas ular raksasa itu ke hutan. Foto-foto proses pelepasan ular itu juga diunggah Made ke Facebooknya.
"Dokumentasi sesaat sebelum foto ular yang kami unggah kemarin kami lepaskan kembali," kata Made.

Sumber : Kumparan.com, 24 Maret 2018

Sivitas Terkait : Dr. Amir Hamidy
Diakses : 227    Dibagikan :