Ketemu LIPI, Rendra 'curhat' soal Ketahanan Pangan

 
 

Merdeka.com, Malang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menjalin kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Penandatangan MoU kedua belah pihak dilakukan oleh Bupati Malang, Rendra Kresna dan Wakil Kepala LIPI, Prof. Bambang Subiyanto, di Hotel Santika Kota Malang, Rabu (15/3) malam. Kerjasama itu ditujukan dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa sesuai program Nawacita Presiden Joko Widodo yang diawali dari daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malang, Rendra Kresna menyampaikan 'curhat' kepada LIPI terkait beberapa hal yang menjadi fokus tugas dari pemerintah pusat. Salah satunya terkait dengan kondisi ketahanan pangan.

Rendra menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Malang pernah mengadakan kerjasama dengan Pemerintah Kota Nong An, Cina dengan meneliti padi. Hasilnya, padi yang ditanam hasilnya tercatat 1 tangkai padi jenis IR64 menghasilkan 600 bulir.

Namun, pasca kerjasama tersebut tidak ada rekomendasi untuk ditindak lanjuti. Hal serupa terjadi saat adanya penelitian apel Manalagi khas Malang yang identik dengan rasa kecut. Rendra berharap, LIPI dapat menemukan cara agar rasa apel Manalagi tersebut bisa diubah menjadi lebih manis. Dengan demikian, harga apel tersebut juga akan memiliki nilai jual tinggi.

"Kabupaten Malang punya jalan beraspal terpanjang 16 ribu Km. Setiap tahun hancur karena Kabupaten Malang memiliki area pertanian tebu terbesar di Pulau Jawa.

Kata Rendra, lahan yang dibina Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan mencapai luas 50 ribu hektar. Sedangkan lahan kritis milik yang dikelola Perhutani lebih dari 70 ribu hektar.

"Zaman Belanda, pabrikan tidak semuanya di jalan raya dengan menggunakan lori. Kini, semua dibebankan pada jalan raya," pungkasnya.


Sumber : merdeka.com. 19 Maret 2017

Sivitas Terkait : Prof.Dr.Ir. Bambang Subiyanto M.Agr.
Diakses : 57    Dibagikan :