TEKNOLOGI STARTER TINGKATKAN KUALITAS KAKAO

 
 
PENELITI Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Fahrurozi, mengembangkan teknologi yang disebut formulasi starter kakao unggul INOKA baru-baru ini.

Formulasi starter ini didapatkan melalui proses penelitian di laboratorium dan telah terbukti mampu mengoptimalkan proses fermentasi biji kakao.

Proses fermentasi yang semula memakan waktu 6-7 hari dapat dipersingkat menjadi 4-5 hari saja.

Selain itu, biji kakao hasil fermentasi memiliki keunggulan aroma yang lebih baik serta kualitas biji yang seragam sehingga biji kakao hasil fermentasi menggunakan starter ini telah sesuai dengan standar mutu biji kakao standar nasional Indonesia (SNI).

Kakao merupakan salah satu komoditas primadona bagi pasar lokal dan internasional, khususnya untuk bahan baku produk coklat dan turunannya.

Namun, masih banyak petani kakao di Indonesia yang tidak melakukan proses fermentasi pada biji kakao yang mereka jual sehingga dibeli dengan harga yang sangat murah oleh pihak industri.

Fahrurozi berharap teknologi yang dikembangkannya bisa diadopsi petani kakao. Untuk itu, tim LIPI telah mendiseminasikan teknik tersebut ke berbagai daerah di Indonesia. (Lipi/dys/L-3)

Sumber : Media Indonesia, edisi 07 Oktober 2017. Hal: 20

Sivitas Terkait : Dr.rer.nat. Fahrurrozi M.Si.
Diakses : 168    Dibagikan :