Penanganan Konflik Papua Disarankan Tiru Aceh

 
 
Jakarta: Peneliti tim kajian Papua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cahyo Pamungkas menyebut, untuk menyelesaikan konflik di Papua, pemerintah dapat berkaca pada kasus perdamaian Aceh.

Cahyo mencontohkan, di Aceh kini didirikan partai lokal agar warga aslinya bisa berpartisipasi. Mereka juga diizinkan membuat simbol-simbol politik dan lambang-lambang bendera sendiri.

“Kalau kita memperlakukan Papua seperti Aceh, saya kira konflik Papua baru bisa diselesaikan,” kata Cahyo kepada 
Metrotvnews.com, Senin 13 November 2017.

Dia bilang, jika pemerintah mengatasi konflik Papua dengan mengerahkan polisi dan tentara, sampai kapan pun tidak akan usai. Pemerintah harus melakukan pendekatan dengan dialog bersama pimpinan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Pendekatannya, lanjut Cahyo, harus secara demokratis, dengan menghargai identitas orang Papua, menjalankan otonomi khusus dengan benar, meningkatkan kesejahteraan orang asli Papua, dan memenuhi hak-hak warga Papua.

“Kuncinya itu pada kesediaan pemerintah. Kalau begitu pasti bisa. Kalau dijalankan dengan baik dan benar itu tidak ada masalah,” tambah Cahyo.(REN)
 

Sumber : MetroTVnews.com , 13 November 2017

Sivitas Terkait : Dr. Cahyo Pamungkas S.E., M.Si.
Diakses : 23    Dibagikan :