LIPI Luncurkan Indonesia Biodiversity Information Facility

 
 

BOGOR, NETRALNEWS.COM – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meluncurkan sebuah sistem informasi Kekayaan Hayati (Kehati) nasional yang bernama Indonesia Biodiversity Information Facility (InaBIF).

Tujuan adanya InaBIF adalah mengembangkan dan membangun informasi ilmiah tentang Kehati kepada masyarakat luas serta menyediakan bahan-bahan untuk pembelajaran penggunaan dan pemanfaatan Kehati Indonesia. Selain itu InaBIF juga merupakan media penyadartahuan masyarakat tentang kekayaan alam Indonesia yang bermanfaat bagi kehidupan.

“Latar belakang kemunculan InaBIF ini berangkat dari perkembangan kekinian ilmu dan tuntutan keterbukaan informasi publik untuk kepentingan bersama dan sesuai dengan beberapa hal terkait data Kehati yang dimandatkan dalam buku Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP), Konvensi Convention on Biological Diversity (CBD) dan lainnya,” ujar Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Enny Sudarmonowati, Kamis (3/11/2016).

Indonesia sebagai negara tropis kepulauan memiliki kurang lebih 17.000 pulau dengan 13.400 diantaranya sudah memiliki nama dan membuat Indonesia memiliki kekhasan Kehati yang tertinggi ke dua setelah Brazil.

Seiring kebutuhan manusia yang meningkat, kekayaan alam tersebut tergerus melalui berbagai kegiatan yang berujung pada kerusakan alam dan penurunan Kehatinya.

Kehati menjadi pendorong industri, ekonomi dan kemakmuran serta perannya semakin penting sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga informasi yang akurat dan komprehensif tentang Kehati sangat diperlukan bagi pengelolaannya termasuk identifikasi, koleksi, konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan.

“Data base dapat di link di prosea dan jurnal, sehingga semakin banyak yang ikut dan memberi informasi akan ikut melengkapi jurnal terkait sehingga data semakin lengkap,” ujar Sekretaris Utama LIPI  Siti Nurmaliati Prijono.

Mayarakat juga dapat mengakses sistem InaBIF ini di www.inabif.lipi.go.id.


Sumber : netralnews.com. 3 Oktober 2016

Sivitas Terkait : Prof. Dr. Enny Sudarmonowati
Diakses : 272    Dibagikan :