SMKN 2 Cimahi Raih Peringkat 3 NYIA 2016

 
 

JAKARTA, (PR).- Siswa SMK Negeri 2 Cimahi menjadi salah satu pemenang National Young Inventor Awards (NYIA) ke-9 tahun 2016.

Alat Sistem Mitigasi Bencana Banjir (Simina Banjir) buatan Asep Muhamad Yanwar Salim dan Muchamad Alfarisi meraih peringkat ketiga pada kompetisi ilmiah yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tersebut.

Penyerahan penghargaan diberikan pada Selasa 27 September 2016 malam di Gedung Auditorium Utama LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Adapun peringkat pertama NYIA ke-9 2016 diraih siswa asal SMA Negeri 1 Tarakan dengan invensi Detector Box for CO and CO2 (D-Box CC). Peringkat kedua diraih siswa asal Sampoerna Academy yang membuat smart trash bin.

Ditemui setelah penyerahan penghargaan, Muchamad Alfarisi menuturkan, ide pembuatan Simina Banjir berasal dari permasalahan banjir yang kerap menyergap wilayah Bandung dan sekitarnya. "Ini pertama kalinya ikut kompetisi ilmiah dan alhamdulillah sangat bangga bisa mendapat perunggu,” tuturnya.

Dia menjelaskan, alat tersebut berfungsi untuk peringatan dini bahaya banjir menggunakan sensor tekanan. Fungsinya adalah mendeteksi level air sungai dengan menggunakan mikrokontroler. Adapun data sensor diolah menjadi lima skala mulai dari normal, waspada, siaga, awas, dan banjir.

"Kalau level keadaan siaga, awas, atau bajir, sistem secara otomatis mengirim pesan secara massal ke seluruh nomor telepon (warga) yang tersimpan di memori mikrokontroler," tuturnya.

Di ajang yang sama, SMKN 2 Cimahi juga menerima penghargaan spesial untuk invensi lainnya yang dibuat pasangan siswa Firman Dwiansyah dan Muftie Insani. Mereka membuat alat BOTANI, yakni alat yang berfungsi memelihara tanaman yang membutuhkan kelembapan tertentu seperti jamur dan anggrek.***


Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Rr Nur Tri Aries Suestiningtyas S.IP., M.A.
Diakses : 1703    Dibagikan :