Pengendalian Kualitas Mutu Pembangunan Pembangkit Listrik Biogas dengan Alat Bantu Statistik Diagram Sebab Akibat

 
 
Penulis: Henny Sudibyo, Arini Wresta
Pembangunan pembangkit listrik biogas telah tersebar di berbagai pelosok wilayah Indonesia. Namun dalam pembangunan sistem pembangkit tersebut masih banyak yang belum mengedepankan pengendalian kualitas dalam masa pembangunan maupun perawatan sehingga tidak sedikit sistem biogas yang magkrak. Untuk itu perlu penerapan pengendalian kualitas mutu pembangunan pembangkit listrik biogas, makalah ini memaparkan pengendalian kualitas pembangunan pembangkit dengan menggunakan SPC (Statistical Process Control) yang terdiri 7 (tujuh) alat statistik utama yang dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengendalikan kualitas yaitu check sheet, histogram, control chart, diagram pareto, diagram sebab akibat, scatter diagram dan diagam proses. Dan dipilih alat bantu statistk diagram sebab akibat. Dengan alat bantu tersebut kita dapat menguraikan permasalahan-permasalahan yang menghambat kualitas pembangunan pembangkit listrik biogas. Penelitian ini mengambil contoh penerapan biogas di wilayah Jawa Barat di antaranya di Kabupaten Bandung dan Majalengka. Dari analisis diagram sebab akibat dapat diketahui faktor penyebab kerusakan atau rendahnya mutu produksi biogas yaitu berasal dari faktor desain produksi biogas, metode kerja/ perawatan, material/ bahan baku, faktor manusia dan lingkungan. Detail permasalahan yaitu diantaranya penggunaan bahan baku biogas yang belum tepat dengan design sistem, genset yang sering rusak, pengkondisian biogas sebelum digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak belum ada, dan partisipasi kelompok masyarakat pengguna teknologi masih kurang. Kata kunci: biogas, kualitas, diagram sebab akibat, statistical process control

Indonesian Clean Meeting 2017 Proceeding

No. Arsip : LIPI-17041