Analisis Generasi X Dalam Film Turah

 
 
Penulis: Muhammad Yunus S.Sn., Tommy Hendrix S.T., M.Si., Muhammad Yunus S.Sn.
Film adalah salah satu media yang bisa menggambarkan sebuah generasi berbicara dalam suatu jaman. Kegagapan generasi tua sering digambarkan sebagai pelaku berpikiran konservatif menghadapi perubahan zaman. Disisi lain kegamangan generasi muda menghadapi zamannya sendiri dihadapkan pada nilai-nilai warisan selalu bertentangan dengan prinsip hidup modern. Tulisan ini menganalisa bagaimana generasi-generasi tersebut dipresentasikan kedalam film. Mengambil film Turah sebagai bahan penelitian, penulis menganalisa lebih jauh bagaimana karakter tokoh dalam film tersebut mewakili generasinya. Penulis menggunakan dua perangkat analisis yaitu teori generasi David dan Jonah Stillman untuk mengidentifikasi generasi dan karakteristiknya. Kedua, analisis shot Christian Metz untuk mengkaji relasi generasi dalam film Turah. Turah adalah tokoh utama dalam film mewakili generasi X (paruh baya). Generasi X memiliki peran sebagai penjembatan antara generasi diatasnya dengan generasi dibawahnya (millenial). Kemampuan generasi X dalam menyerap nilai-nilai pendahulunya untuk diwariskan ke generasi milenial akan membentuk karakter generasi Z, generasi terjauh dari para pendahulunya.

Capture : Jurnal Seni Media Rekam ISI Surakarta, 2018, Vol 10 No 1. Halaman 1-13

ISSN / ISBN / IBSN : ISSN 2338-428X (online), ISSN 2086-308X (print)

No. Arsip : LIPI-20181221
Download Disini