PUBLIKASI - LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA

Kekayaan jenis pohon di hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat

Kelas pohon merupakan unsur penting dalam struktur vegetasi suatu hutan. Nilai penting pohon selain sebagai penghasil kayu dan non kayu juga berperan penting dalam jasa lingkungan. Sampai saat ini, informasi tentang berapa jumlah minimal jenis pohon yang ada di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango belum secara persis diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang jumlah minimal jenis pohon dan keterkaitannya dengan faktor ketinggian tempat di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango. Sejumlah 26 plot berukuran 20 m x 100 m yang berada pada rentang ketinggian 1.013-3.010 m dpl dibuat dan dikelompokkan dalam tiga zona, yaitu zona sub montana (1.000-1.500 m dpl), zona… Selengkapnya

Hiperdominansi Jenis dan Biomassa Pohon di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Indonesia

Hiperdominansi jenis dan biomassa adalah suatu konsep yang menjelaskan pentingnya sebagian kecil jenis dan biomassa relatif terhadap rata-rata biomassa pohon pada suatu kawasan hutan. Pemahaman pada konsep ini berimplikasi pada upaya monitoring kawasan hutan khususnya bagi spesies penyumbang biomassa terbesar dan membantu pemahaman pada proses restorasi ekologinya. Analisis hiperdominansi jenis dan kontribusi pohon besar (DBH>50 cm) terhadap biomassa pohon telah dilakukan di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Sejumlah 26 plot pengamatan telah dibuat pada 26 level ketinggian yang berbeda (1013-3010 m dpl) dan dikelompokkan menjadi tiga zona yaitu zona submontana, montana, dan subalpine. Pohon-pohon yang terdapat dalam… Selengkapnya

Bo.SS1.4. KEANEKARAGAMAN LUMUT DI KEBUN BOTANI BANGKA FLORA SOCIETY, BANGKA

Kebun Botani merupakan suatu kawasan konservasi keanekaragaman flora Bangka Belitung. Kebun Botani tersebut terletak di dusun Kampung Sawah desa Petaling Banjar, Kabupaten Bangka. Pengumpulan data menggunakan metode eksplorasi dan koleksi flora dengan cara jelajah. Lumut yang ditemukan selama penjelajahan di koleksi, kemudian dibuat herbarium dan diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 45 jenis lumut yang terdiri atas 30 jenis lumut sejati (9 suku) dan 15 jenis lumut hati (4 suku). Sebelas jenis lumut yang ditemukan di Kebun Botani merupakan rekaman baru untuk Sumatra. Lima jenis rekaman baru lumut sejati adalah Anthrocormus schimperi Dozy & Molk., Calymperes polisotii Schwaegr., Syrrhopodon rufescens Hook.… Selengkapnya

The improvement of functional food in yogurt enriched with purple sweet potato (Ipomea batatas var. Ayamurasaki)

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menguji penggunaan ubi jalar ungu (Ipomoea batatas var Ayamurasaki) dalam meningkatkan nilai fungsional yogurt. Perlakuan penelitian menggunakan 2 faktor. Faktor pertama (i) adalah konsentrasi susu skim, dengan taraf 0%, 3% dan 6%, faktor kedua (ii) adalah konsentrasi ubi jalar ungu, dengan taraf 0%, 2% dan 4%. Parameter yang diamati adalah viabilitas bakteri asam laktat (BAL), pH, kadar air, protein, lemak, karbohidrat, abu dan serat kasar serta organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara konsentrasi susu skim dan ubi jalar ungu terhadap total BAL, kadar air dan serat kasar. Namun, interaksi terjadi pada kadar… Selengkapnya

BO.SS1. 5. Taxonomic status of Begonia promethea (sect. Petermannia, Begoniaceae) in Borneo

ABSTRACT. The rediscovery of Begonia promethea Ridl. for the first time since its description in 1906 led to the discovery that the later described B. beccarii Warb. is synonymous with it and that it belongs in Begonia sect. Petermannia. It is a rare, endangered species known only from three localities, two locations from the Kuching Division, Sarawak, Malaysia and another one from West Kalimantan, Indonesia. A detailed, illustrated description and a distribution map of Begonia promethea are provided. We suggest an IUCN conservation category of EN B2ab(iii). Lectotypes for both names are designated. Keywords. Begonia beccarii, conservation, Sarawak, taxonomy Selengkapnya

pengaruh Nutrisi dan Suhu Terhadap Selektivitas Potensi Antibakteri dari Bakteri yang berasosiasi dengan spons

Aktifitas farmakologi yang dihasilkan oleh mikroorganisme laut sangat dipengaruhi oleh nutrisi dan kondisi lingkungan. Hal tersebut mendorong untuk digali lebih dalam tentang aspek-aspek yang mempengaruhi seleksi mikroba potensial pada spons. Metode isolasi mikroba dari jaringan spons menjadi kunci dalam menguak potensi mikroba simbionnya. Dalam penelitian ini akan membahas pengaruh berbagai media isolasi bakteri yang berasosiasi dengan spons asal Kep. Seribu. Terhadap 3 specimen spons Sp1(Theonella Sp.) , Sp2 ( dan Sp3 dilakukan isolasi bakteri dengan metode direct sampling menggunakan media M1, M2 dan M3. Media M1 mengandung nutrisi antara lain amilum, ekstrak khamir dan pepton, sedangkan media M2 mengandung sumber… Selengkapnya

The influence of tempering process for DP lateritic steel in hardness and microstructure behavior

Abstract. In this study, the influence of tempering temperature on dual phase (DP) steel lateritic has been examined. Lateritic is chosen because of its excellence as austenite stabilizer in the formation of martensite and also increase the weldability due to nickel content. The hardness and microstructure behavior of steels were the main focus of this research. One of the goals was to obtain the combination of high strength and ductile materials for automotive application. The specimens used in this study were low carbon steel made by the hot-rolled process and followed by the initial heating process with various temperature (760°C,… Selengkapnya

Influence of Sintering Temperature on Mechanical and Physical properties of Mill Scale based Bipolar Plates for PEMFC

This work concerns the utilization of mill scale, a by-product of iron and steel formed during the hot rolling of steel, as a potential material for use as bipolar plates in proton exchange membrane fuel cells (PEMFCs). On the other hand, mill scale is considered a very rich in iron source having characteristic required such as for current collector in bipolar plate and would significantly contribute to lower the overall cost of PEMFC based fuel cell systems. In this study, the iron reach source of mill scale powder, after sieving of 150 mesh, was mechanically alloyed with the aluminium source… Selengkapnya

Plasma polymer facilitated magnetic technology for removal of oils from contaminated waters

Oil pollution of waters is one of the most serious environmental problems globally. The long half-life and persistence within the environment makes oil particularly toxic and difficult to remediate. There is a significant need for efficient and cost-effective oil recovery technologies to be brought in to practice. In this study, we developed a facile and efficient magnetic separation method. The surface of 316L stainless steel nanoparticles was modified by plasma deposition of 1,7-octadiene and perfluorooctane, producing relatively hydrophobic coatings having water contact angles of 86 and 100°, respectively. Both coatings had high oil removal efficiency (ORE) of >99%. The captured… Selengkapnya

Pelestarian dan Pemanfaatan Keanekaragaman hayati Indonesia: Peluang dan Tantangan

ABSTRAK Pelestarian dan Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Indonesia: Peluang dan Tantangan Siti Nuramaliati Prijono Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Indonesia yang terletak di kawasan tropis, memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi yang meliputi keanekaragaman pada tingkat ekosistem, jenis dan gen. Meskipun demikian, ternyata Indonesiapun mempunyai jumlah yang cukup banyak jenis-jenis yang terancam punah di dunia. Faktor-faktor utama yang mengancam kepunahan adalah kerusakan habitat, perburuan, introduksi species dan adanya konversi habitat-habitat alam ke penggunaan lainnya. Sebagai usaha untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia serta untuk menjamin pembangunan yang berkelanjutan, pemerintah Indonesia telah berupaya melindungi keanekaragaman hayati dari kepunahan dengan beberapa cara yaitu melalui… Selengkapnya