Neraca Sumber Daya Air DAS Sapi di Banjarnegara

 
 
Penulis: Saifudin dan Defry Hastria
Meningkatnya kegiatan ekonomi di Kabupaten Banjarnegara menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan air, baik air bersih yang digunakan sebagai konsumsi masyarakat air irigasi maupun air yang digunakan untuk kebutuhan industri. Dalam rangka pengelolaan sumberdaya air guna pemenuhan kebutuhan air untuk kehidupan maupun peningkatan produksi pertanian tersebut diperlukan data yang memadai tentang potensi sumberdaya air. Potensi sumberdaya air yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air di daerah Banjarnegara tersebut salah satunya adalah DAS Sapi yang merupakan anak sungai kedua terbesar dari DAS Serayu. Kami menghitung neraca air DAS Sapi untuk mengkaji potensi sumberdaya air di DAS tersebut. Hasil perhitungan menunjukan bahwa bulan-bulan yang kekurangan air terdapat pada bulan Mei hingga Oktober, sedangkan bulan yang kelebihan air antara awal November hingga Akhir bulan April. Besar evapotranspirasi bulanan berkisar antara 57,32 142.49 mm, timbunan air dalam tanah (storage) antara 4 150 mm dan aliran permukaan (run off) antara 3,8 mm 419 mm. Debit aliran berkisar antara 0,41 m3/det hingga 45,25 m3/det. Berdasarkan besarnya perbedaan curah hujan antar musim kami menyarankan upaya untuk untuk dapat menyimpan air pada limpasan bulan-bulan basah untuk dapat didistribusikan secara merata setiap bulannya baik untuk irigasi, domistik dan lain-lain. Kata kunci: Neraca air, surplus, defisit, curah hujan, runoff, evapotranspirasi, timbunan air dalam tanah.

Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Puslit Geoteknologi LIPI 2011. Bandung 6 Desember 2011, Hal. 99 - 104

ISSN / ISBN / IBSN : ISBN 978-979-8636-18-9

No. Arsip : LIPI-11018