pemanfaatn serangga akuatik untuk investigasi forensik

 
 
Penulis: Merry Christina Simanjuntak,Jojok Sudarso
Serangga akuatik merupakan komponen penting dalam proses dekomposisi materi organik kasar di ekosistem perairan dan sebagian besar termasuk dalam organisme makrozoobentos (Parmenter and Lamarra,1991). Kurang lebih 70-90% organisme makro-zoobentos yang ada termasuk dalam golongan serangga (Fenoglio et al.,2014). Peran dari hewan tersebut di perairan adalah sebagai dekomposer materi organik kasar untuk dirubah menjadi partikel organik halus (fine particulate organic matter/FPOM maupun ultra particulate organic matter/ UPOM). Sebagian besar penelitian tentang serangga akuatik ini lebih banyak difokuskan pada: interaksi antara mangsa-predator, fisiologi, dinamika trofik, kompetisi, dinamika populasi, pencemaran, parasitisme, taksonomi, tingkah laku, dan sebagainya (Merrit and Wallace,2010). Namun kajian mengenai peran hewan tersebut dalam entomologi forensik relatif belum banyak diketahui khususnya di Indonesia. Dalam makalah ini akan dibahas lebih lanjut tentang pemanfaatan serangga akuatik dalam bidang forensik.

Warta limnologi no 63, tahun XXXII

No. Arsip : LIPI-20200116
Download Disini