Model Pengurangan Risiko Bencana Banjir, Kekeringan dan Kebakaran Berbasis Pengelolaan Ekosistem Desa Kalampangan Kalimantan Tengah

 
 
Penulis: Dr. Wahyu Widiyono M.Si.,Dr. Nuril Hidayati Th. , Didi Usmadi S.Hut. ,Dr. Siti Sundari M.Si.,Dr. Laode Alhamd ,Dr. Joeni Setijo Rahajoe
Penelitian model pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan berbasis pengelolaan ekosistem, dilakukan pada tahun 2016, melalui pembentukan plot lahan penelitian seluas 3,5 hektar, yang ditanami berbagai jenis tanaman, yaitu tanaman budidaya monokultur, agro-forestri dan tanaman konservasi. Berbagai penelitian dilakukan, yaitu: (1) Pengenalan karakteristik gambut dan permasalahannya; (2) Studi vegetasi, eko-fisiologis dan agronomis berbagai jenis; (3) Studi eko-hidrologis lahan gambut. Penelitian meliputi pemetaan pada skala plot dan skala Desa Kalampangan; Pengamatan fisika dan kimia, ketebalan gambut, tinggi permukaan air gambut, monitoring curah hujan dan neraca air melalui lisimeter, pendugaan cadangan karbon gambut bawah permukaan tanah; Pengamatan pertumbuhan, produksi dan prospek usaha tani berbagai jenis tanaman. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa lahan penelitian dan kawasan Desa Kalampangan rawan pengenangan/banjir, kekeringan dan kebakaran. Pengurangan risiko bencana perlu dilakukan melalui optimalisasi peranan dan fungsi ekosistem, dan pemberdayaan masyarakat. Tanaman nenas sangat potensial dikembangkan untuk agro-industri dan agrobisnis di wilayah ini.

ISBN: 978-979-8636-32-5 Hal: 485- 496.

No. Arsip : LIPI-17047
Download Disini