Aplikasi Memperpanjang Masa Tanam pada Lahan Terpapar Kering

Pusat Penelitian Biologi

DESKRIPSI SINGKAT

Dampak perubahan iklim sudah semakin terasa di beberapa daerah. Kondisi tersebut ditunjukkan dengan adanya anomali cuaca seperti terjadinya pergeseran waktu musim penghujan dan musim kemarau, yang dampaknya berpengaruh kepada sistem dan tatanan ekologi yang telah terbentuk sebelumnya.
 
Pada masyarakat yang hidup di lahan yang terpapar kering, kegiatan pertanian maupun peternakan untuk mendukung kehidupan menjadi semakin sulit. Pola tanam pada lahan terpapar kering terkendala oleh keterbatasan kadar air tanah dan kurusnya lahan. Oleh karena itu, perlu aplikasi teknologi yang dapat mengatasi hal tersebut. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan adalah teknologi carrier mikroba fungsional. Salah satu produk yang menggunakan teknologi ini adalah M2H.
 
Teknologi M2H dirancang untuk dapat melindungi mikroba agar dapat hidup dan berfungsi dalam kondisi lingkungan yang ekstrim melalui microbial entrapment technology (MET) berbahan dasar batuan mineral. Untuk meningkatkan penyimpanan kadar air dalam tanah, maka teknologi M2H menggunakan hydrogel berbahan dasar serat selulosa.

APLIKASI

1) aplikasi untuk lahan terpapar kering
2) mampu memperpanjang masa tanam lahan di awal musim kemarau
3) meningkatkan daya simpan air dalam tanah
4) meningkatkan sumber mineral tanah
5) meningkatkan populasi mikroba tanah

KEUNGGULAN

1) mengunakan mikroba yang telah teruji secara laboratorium.
2) mengunakan carrier mikroba yang berasal dari batuan mineral
3) mengandung hidrogel yang berfungsi sebagai penyedia air
4) mudah di aplikasikan

STATUS TEKNOLOGI

teknologi m2h merupakan teknologi baru yang digunakan dalam aplikasi lahan terpapar kering. teknologi ini memadukan antara mikroba fungsional, batuan mineral, dan hidrogel.

KONTAK

Pusat Penelitian Biologi
Cibinong Science Center, Jl. Raya Bogor Km. 46 | Cibinong, Bogor 16911
Telp. (021) 8765056/57, Faks. (021) 8765065