Biorefinery Bioetanol Ampas Tebu

Pusat Penelitian Biomaterial

DESKRIPSI SINGKAT

Strategi pengembangan bioetanol dari ampas tebu dapat dijalankan bersama dengan pengembangan konsep biorefinery yang merupakan suatu proses produksi berbagai produk kimiawi dan biofuel dari suatu biomassa dengan teknologi ramah lingkungan yang menghasilkan sedikit limbah. Salah satu usaha untuk memanfaatkan limbah cair yang merupakan hasil samping proses konversi lignoselulosa menjadi bioetanol yang mengandung lignin adalah dengan mereaksikannya dengansenyawa bisulfit, sehingga menjadi lignosulfonat.

APLIKASI

Produk yang dihasilkan adalah pulp ampas tebu hasil pretreatment, hidrolisat gula pereduksi dan lignosulfonat. Pulp ampas tebu hasil pretreatment (selulosa) dapat digunakan untuk proses hidrolisis guna memproduksi gula pereduksi atau digunakan langsung untuk proses fermentasi (simultaneous saccharification and fermentation- SSF) guna memproduksi bioetanol. Hidrolisat gula pereduksi dapat digunakan untuk memproduksi bioetanol melalui proses fermentasi. Sedangkan produk lignosulfonat dapat digunakan sebagai bahan tambahan pada semen, pupuk, dan paper coating.

KONTAK

Pusat Penelitian  Biomaterial LIPI
Kompleks Puslitbang IPH, Jl. Raya Bogor Km. 46
Cibinong PO. Box. 422, Bogor 16916
Telp. 021-87914511, 87914509, Fax. 021-87914510