Perekat Kayu Berbasis Lateks Karet Alam

Pusat Penelitian Biomaterial

DESKRIPSI SINGKAT

Perekat berbasis sumber daya hayati seperti perekat berbasis lateks karet alam (LKA) berpotensi untuk dikembangkan dalam skala produksi dan diaplikasikan pada industri panel kayu. Hal ini didukung oleh keterbaharuan bahan baku, kontinuitas bahan, teknologi pembuatannya yang relatif sederhana, kadar emisi formaldehida yang rendah atau tidak ada dan bersifat water-based.
 
Upaya pengembangan perekat kayu berbasis LKA ini sejalan dengan tuntutan pasar dalam pembatasan emisi bahan beracun dari produk akhir (seperti emisi formaldehida) yang ditimbulkan dari bahan perekat yang dipakai dalam proses produksi panel kayu. Namun, sebagai bahan perekat kayu, LKA mempunyai keterbatasan dalam hal sifat adhesi dan kohesinya yang rendah serta daya tahannya yang kurang baik  terhadap tekanan (stress) dan panas. Grafting stirena (St) pada rantai poliisoprena LKA merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu LKA sebagai perekat komersial di pasaran juga dapat diupayakan untuk meningkatkan kualitas produk akhir.

Potensi lain dari LKA yaitu dikembangkan menjadi bahan dasar perekat aqueous polymer isocyanate (API) yang berpotensi untuk mensubstitusi perekat komersial jenis low temperature setting seperti perekat API dengan bahan dasar polimer sintetis ataupun polymeric methylene diphenyl diisocyanate (pMDI). Perekat jenis ini yang beredar di pasaran harganya cukup mahal sehingga kehadiran perekat API dengan bahan dasar LKA berpeluang dapat menjadi substitusinya. Perekat jenis low tempereature setting ini juga bermanfaat bagi industri kecil karena proses aplikasinya tidak memerlukan panas atau energi tinggi, dan dapat menggunakan peralatan yang sederhana.

APLIKASI

saat ini, pengembangan perekat lka sudah masuk dalam tahap prototipe dan sedang dalam proses pemasaran melalui program science techno park (stp) lipi dan pelatihan untuk diseminasi teknologi. dalam perkembangan penelitian telah dilakukan juga kegiatan fortifikasi dengan perekat komersial high dan low temperature setting untuk aplikasinya pada kayu lapis dan kayu lamina. hasil aplikasi ini kemudian dievalusi kinerja perekatannya untuk mengevaluasi sifat perekatan produk laminasi yang diperoleh.

Pengembangan perekat api berbasis lka skala kapasitas 10 l untuk low temperature setting dapat diaplikasikan pada produk bambu lamina atau kayu lamina. pembuatan perekat api ini lebih sederhana daripada pengembangan perekat alami high temperature setting yaitu lka-st yang telah dikembangkan skala 10 l untuk aplikasi perekat kayu lapis menggunakan kempa panas dan pembuatan kayu lamina menggunakan kempa dingin.

KEUNGGULAN

pengembangan perekat lka merupakan pengembangan inovasi sederhana, mudah diaplikasikan pada produk kayu lamina dan kayu lapis, namun mempunyai dampak terhadap penggunaan perekat dalam industri kayu. perekat api untuk substitusi perekat low temperature setting sangat berpotensi mensubstitusi perekat komersial tipe ini. perekat ini dapat dibuat dengan mudah dan sederhana, namun mempunyai batasan emisi yang rendah sehingga aman dalam pembuatan atau pemrosesan panel kayu. selain ramah lingkungan, perekat berbahan dasar lka ini mempunyai sifat daya rekat yang baik pada suhu kamar dan mempunyai daya tahan yang baik terhadap air hangat atau mendidih.

STATUS TEKNOLOGI

invensi sedang dipasarkan.

KONTAK

Pusat Penelitian Biomaterial
Cibinong Science Center | Jln. Raya Bogor KM. 46, Cibinong, Bogor 16911
e-mail: kontak@biomaterial.lipi.go.id | Telp. (021) 87914511, 87914509, Faks. (021) 87914510