Radar ISRA

Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi

DESKRIPSI SINGKAT

ISRA adalah radar buatan LIPI yang diperkenalkan pada HUT LIPI ke-42 bulan Agustus 2009. ISRA merupakan radar pertama buatan Indonesia. Radar ini digunakan untuk memonitor pergerakan kapal di wilayah perairan Indonesia dan sebagai pemandu kapal besar di pelabuhan agar tidak bertabrakan, atau bisa juga digunakan untuk mengantisipasi masuknya kapal laut pendatang ilegal, seperti daerah pantai di pulau terluar atau Selat Malaka yang rawan didatangi kapal asing tanpa izin.
 
 

APLIKASI

Secara teknis, ISRA menggunakan teknologi terbaru di bidang radar, FM-CW (frequency-modulated continiuos wave). Dengan menggunakan teknologi ini, ukuran dan konsumsi daya radar menjadi kecil, sedangkan sistemnya menggunakan komponen yang tersedia secara komersial. Frekwensi kerja ISRA adalah pada pita X-Band (9,4 GHz), menggunakan dua antenna pemancar dan penerima yang bekerja bersamaan dan berbentuk modular serta mempunyai daya pancar maksimum 2 watt dengan penguatan (gain) antenna 30 dB.
 

KEUNGGULAN

Keunggulan yang dimiliki ISRA adalah radar ini termasuk kategori “quiet radar” (LPI= Low Probability of Intercept) yang tidak mengganggu system radar lain di sekitarnya, tidak terseteksi radar scanner oleh pihak militer, dan memiliki system target tracking sesuai ARPA (Automatic radar Plotting Aids) yang ditetapkan IMO (International Maritime Organization) serta terintegrasi dalam jaringan radar untuk memperluas daerah liputan.

STATUS TEKNOLOGI

Sebagian komponen dan modul sudah dipatenkan dan sudah dibuatkan
prototipe produk yang di pasang di wilayah selat sunda (Merak, Anyer, dan
Lampung).

KONTAK

Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi
Kampus LIPI Bandung, Jln. Sangkuriang, Bandung 40135 | e-mail: info@telkoma.lipi.go.id
Telp. (022)2504660, 2504661, Faks. (022)2504659