Ajak Generasi Muda Atasi Masalah Lingkungan, LIPI Gelar Nonton Bareng ”Inventing Tomorrow”

 
 
Kerusakan lingkungan menjadi persoalan besar yang semakin mengemuka. Keberadaan generasi muda dinilai penting sebagai agen perubahan untuk memecahkan persoalan-persoalan lingkungan lewat pendekatan berbasis sains. Untuk mendorong tumbuhnya semangat dan optimisme generasi muda dalam bidang sains, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar nonton bareng film dokumenter “Inventing Tomorrow"dalam kegiatan Millennial Talks: Research, Film, &Young Inventor yang akan diselenggarakan pada Senin, 1 April 2019 di Jakarta.
 
Jakarta, 1 April 2019. Film dokumenter “Inventing Tomorrow” digarap oleh sutradara Laura Nix. Menampillkan kisah inspiratif ilmuwan remaja dari Indonesia, Hawaii, India, dan Meksiko dalam mengatasi masalah lingkungan yang sangat kompleks dewasa ini. Latar belakangnya adalah proyek penelitian yang mereka presentasikan dalam ajang kompetisi ilmiah internasional untuk remaja, Intel International Science and Engineering Fair tahun 2017 lalu di Los Angeles, Amerika Serikat.
 
Sutradara Laura Nix menjelaskan, “Inventing Tomorrow” dilatarbelakangi keinginan untuk mendorong tumbuhnya semangat dan optimisme generasi muda dalam bidang sains. “Sains tidak mengenal batas rasial. Sebelumnya bidang teknologi, teknik, dan matematika sering dianggap hanya untuk mereka yang mengenakan jas laboratorium. Padahal, siapapun bisa melakukannya,” jelasnya. “Inventing Tomorrow” sendiri masuk dalam nominasi Grand Jury Prize di Sundance Film Festival 2018 serta menjadi pemenang Documentary Competition Award dalam Seatlle International Film Festival 2018.
 
Dalam dokumenter berdurasi 87 menit tersebut, Indonesia diwakili oleh sosok Intan Utami Putri dan Shofi Latifah Nuha Anfaresi. “Keduanya adalah pelajar SMAN 1 Sungailiat, Bangka yang merupakan pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) LIPI tahun 2016,” jelas Plt. Kepala Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI, Mila Kencana.
 
Keprihatinan terhadap dampak buruk pencemaran akibat aktivitas pertambangan timah di perairan pantai Bangka memicu Intan dan Shofi untuk melakukan penelitian. “Daerah pantai Bangka berair keruh akibat pembuangan hasil samping proses pengolahan biji timah,” jelas Intan. Keduanya lalu melakukan eksperimen menggunakan pasir timah dari laut Bangka untuk menurunkan kadar logam berat timbal pada hasil samping proses pengolahan biji timah. “Penelitian merupakan jalan bagi saya untuk dapat berpartisipasi dalam menyelamatkan lingkungan sekitar,” ungkapnya. Menurut Intan, film ini sangat penting ditonton oleh generasi muda. “Film ini  mengajak generasi penerus bangsa untuk dapat menemukan solusi dari permasalahan lingkungan lewat meneliti,” tutupnya.
 
Sebagai informasi, Millenial Talks “Research, Film, & Young Inventor” menghadirkan sutradara Laura Nix, Intan Utami Putri, serta sineas Balai Informasi Teknologi LIPI, Laura Zhahira
 
 
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Yani Ruhyani
Diakses : 411    Dibagikan :