Indonesia Science Expo 2017 Siap Gelar Hasil-Hasil Riset Anak Bangsa

 
 
Karya peneliti Indonesia melalui beragam hasil risetnya perlu digaungkan kembali. Apalagi pemahaman masyarakat akan pentingnya peran riset, teknologi dan inovasi terbilang masih belum terlalu signifikan. Berangkat dari permasalahan tersebut dan untuk menggugah kembali pemahaman masyarakat tentang hasil penelitian dalam bidang iptek di Indonesia, LIPI menyelenggarakan Indonesia Science Expo (ISE) 2017. Kick off kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 2 Februari 2017.
 
Jakarta, 02 Februari 2017. Penyelenggaraan ISE 2017 kali ini terbilang istimewa karena bersamaan dengan 50 tahun kiprah LIPI dalam kontribusinya pada perkembangan iptek dan arah ilmu pengetahuan di Indonesia. ISE tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kedua, setelah penyelenggaraan pertama berlangsung pada 2015 silam.
 
Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain mengemukakan, perhelatan ISE tahun ini adalah bagian dari peringatan 50 tahun kiprah LIPI (1967-2017). Setidaknya ada tiga tujuan utama yang hendak dicapai dalam peringatan 50 tahun kiprah LIPI ini, antara lain pertama pertanggungjawaban kepada publik tentang  peran dan capaian LIPI dalam membangun bangsa dan negara. Kedua, momentum untuk melakukan evaluasi atas kekuatan dan kelemahan LIPI dalam menjalankan fungsinya: pengembangan ilmu pengetahuan dan pemanfaatannya oleh pemangku kepentingan dan masyarakat secara umum. “Dan ketiga, merumuskan usulan pemikiran/konsep LIPI ke depan untuk "membumikan" pengembangan ilmu pengetahuan dan kebermanfaatannya bagi masyarakat,” sambungnya.
 
Wakil Kepala LIPI dan juga Penanggung Jawab Kegiatan 50 Tahun LIPI, Bambang Subiyanto melihat ISE ini sendiri sebagai upaya meningkatkan apresiasi pemerintah akan arti penting dan pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk landasan kebijakan. Selain itu, meningkatkan apresiasi pemangku kepentingan, terutama pihak swasta akan arti penting dan pemanfaatan iptek bagi pengembangan dunia usaha.  “Tak luput pula, penyelenggaraan ISE ini juga diarahkan agar meningkatkan peran pemerintah dan swasta dalam memberikan dukungan sumber daya (utamanya pembiayaan) secara konsisten bagi pengembangan iptek,” tutur Bambang. Selain ISE pada bulan Agustus ini, dirinya mengimbuhkan, LIPI juga akan memberikan penghargaan ilmu pengetahuan sebagai rangkaian kegiatan 50 tahun LIPI.
 
Laksana Tri Handoko, Ketua ISE 2017 yang juga Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT) LIPI menambahkan, “Tujuan penyelenggaraan kegiatan ISE sendiri pada dasarnya untuk mengomunikasikan atau memasyarakatkan apa yang telah dilakukan peneliti Indonesia dalam bidang riset dan manfaatnya bagi masyarakat luas”.
 
Handoko melanjutkan, konsep utama ISE terdiri dari tiga hal, yakni Science for Science, Science for Scientific Community, dan Science for Stakeholders. Science for Science adalah kontribusi LIPI dalam perkembangan ilmu pengetahuan melalui perbaruan teori/metode, hasil-hasil temuan baru, dan karya tulis ilmiah yang bereputasi. Kemudian, Science for Sientific Community yang merupakan kontribusi LIPI dalam mencerdaskan bangsa lewat kebermanfaatan dari hasil-hasil risetnya. Dan terakhir, Science for Stakeholder yakni kontribusi LIPI bagi kebijakan negara dan masyarakat melalui pemberian nilai tambah, arah kebijakan, dan perubahan pola kerja bagi kehidupan berbangsa lewat hasil-hasil risetnya.
 
Sebagai informasi, ISE akan menampilkan hasil-hasil riset peneliti, baik kementerian dan lembaga negara, perguruan tinggi dan tentunya juga LIPI, serta industri. Kegiatan ISE ini terdiri dari pra kegiatan dan pelaksanaan kegiatan. Pada pelaksanaan ISE yang direncanakan pada 23-26 Oktober 2017 di Balai Kartini Jakarta, kegiatannya antara lain pameran hasil-hasil riset (diisi pula degan kegiatan Science Movie, Science Art, Science Show, Games, workshop dan talkshow), Youth Science Fair 2017, Science Based Industrial Innovation Award 2017, Pekan Inovasi Teknologi 2017, pameran industri, pameran perguruan tinggi serta lembaga penelitian dan pengembangan, serta konferensi ilmiah (lebih kurang 14 konferensi).
 
Dalam penyelenggaraan ISE ini, pihak LIPI menggandeng promotor PT. Lima-Karsa dalam penyelenggaraannya. Penyelenggaraan ISE diharapkan mampu mempertemukan kalangan peneliti, akademisi, pebisnis, serta pemerintah untuk bersinergi dalam memperkenalkan, membangun kerja sama dan menciptakan produk-produk inovasi di berbagai bidang. 

Keterangan Lebih Lanjut:
- L.T. Handoko (Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI)
- Nur Tri Aries Suestiningtyas (Kepala Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI)
 
Undangan:
Siaran pers ini sekaligus UNDANGAN bagi rekan media untuk hadir dalam Konferensi Pers Kick off Indonesia Science Expo (ISE) 2017 yang dilaksanakan pada Kamis, 2 Februari 2017, pukul 12.00 WIB-selesai di Ruang Seminar Widya Graha LIPI Lantai 1, Jl. Gatot Subroto Kav. 10 Jakarta.

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Laksana Tri Handoko M.Sc.
Diakses : 558    Dibagikan :