Indonesia Science Expo 2019 Barometer Perkembangan Ilmu Pengetahuan Indonesia

 
 
Tingkat pemanfataan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu indikator utama daya saing bangsa. Di lain sisi, komunikasi yang menghubungkan antara pelaku iptek dengan industri dan masyarakat masih menjadi tantangan agar hasil-hasil perkembangan iptek dapat dimanfaatkan seluas-luasnya. Sejak diselenggarakan pertama kali pada tahun 2015, Indonesia Science Expo (ISE) konsisten menjadi ajang untuk memperkenalkan hasil -hasil terkini perkembangan  ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Juga menjadi wadah bagi penyedia dan pemakai hasil riset di berbagai sektor. Tahun ini, ISE akan diselenggarakan pada 23-26 Oktober mendatang di Indonesia Convention Exhibition BSD, Serpong. Peluncuran ISE akan dilakukan pada Senin, 11 Maret di Jakarta.

Jakarta, 11 Maret 2019. Penyelenggaraan ISE menjadi momen komunikasi para peneliti serta pelaku dunia iptek dengan masyarakat luas. “Lewat penyelenggaraan yang rutin dilakukan di setiap tahun, ISE diharapkan menjadi barometer kemajuan iptek di tanah air,” jelas Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko.

ISE tahun ini mengambil tema Today & Beyond. “Pemilihan tema ini adalah adalah sebuab pesan untuk menjadikan ilmu pengetahuan menjadi landasan dan modal dasar untuk masa depan yang lebih baik secara berkelanjutan,” ujar Handoko.

ISE 2019 akan menampilkan pameran iptek dan inovasi industri dari lembaga riset dan perguruan tinggi serta pameran karya ilmiah dari remaja dan anak-anak peserta kompetisi ilmiah Lomba Karya Ilmiah Remaja dan National Young Inventors Award  (NYIA)​ . “Yang berbeda dari perhelatan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini perhelatan ISE berbarengan dengan  penyelenggaraan International Exhibition of Young Inventor (IEYI) yang merupakan kompetisi ilmiah remaja internasional untuk mendorong inovasi dan penemuan dimana Indonesia menjadi tuan rumah,” jelas Handoko.

Selain itu, ISE juga akan diisi dengan kegiatan konferensi ilmiah internasional dan nasional, berbagai workshop teknis, serta beragam ajang edukasi ilmiah untuk publik seperti Science Show, Science Art, dan Science Movie. “ISE 2019 diperkirakan mampu menarik lebih kurang 1000 peserta manca negara, serta 25 ribu pengunjung dari berbagai kalangan dan usia,” jelas Handoko.

Peluncuran kegiatan ISE 2019 akan diisi dengan Science Talk yang menghadirkan dua ilmuwan muda inspiratif yakni Puji Rahmadi, peneliti oseaonografi ekologi lingkungan dan Eddwi Hesky Hasdeo, peneliti fisika komputasi material. ISE 2019 terselenggara atas kerjasama LIPI dengan iDM (Media Group). 


Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Yan Rianto M.Eng.
Diakses : 444    Dibagikan :