LIPI Bahas Teknologi Finansial (TekFin) dan Smart Mobility for Urban People di ISE 2018

 
 
Inovasi yang masif terjadi di sektor keuangan dan sektor transportasi. Inovasi terkini di bidang keuangan dikenal dengan istilah Teknologi Finansial (TekFin) atau Financial Technology (FinTech). Layanan TekFin yang paling luas pangsa pasarnya di Indonesia adalah TekFin sistem pembayaran digital dan TekFin peer to peer lending (P2PL) atau pinjaman berbasis teknologi digital.  Selain itu, mobilitas masyarakat yang semakin berkembang sangat menuntut tersedianya pelayanan angkutan umum, disamping prasaranan jalan untuk mengakomodasi permintaan perjalanan tersebut. Dalam penyediaan sarana transportasi juga perlu diperhatikan kualitas dan kuantitas layanannya. Untuk membahas lebih lanjut, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyelenggarakan Talkshow “Peran Teknologi Finansial (TekFin) Dalam Mendorong Perkembangan UMKM” dan “Smart Mobility for Urban People” pada Jumat, 2 November di ICE BSD.

 
Jakarta, 2 November 2018. Saat ini dunia, termasuk, Indonesia telah memasuki era industri 4.0 dimana banyak digunakan optimasi teknologi – teknologi terkini seperti kecerdasan buatan (artificial intillegence), big data, dan Internet. “Dalam era ini, inovasi berperan penting dalam penciptaan barang dan jasa dimana sebuah produk/jasa tidak lagi hanya dilihat dari kualitasnya saja, tetapi juga dari aspek kenyamanan penggunaan, waktu pemrosesan, dan efisiensi,” ujar Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI, Nika Pranata.

Nika menjelaskan, inovasi teknologi yang terjadi pada sektor keuangan juga mendorong lahirnya TekFin yang juga secara langsung menghubungkan UMKM dengan konsumen yang lebih luas. Selain itu, aplikasi pinjaman yang tersedia dalam bentuk Tekfin semakin mempermudah UMKM untuk mendapatkan modal. “Dengan menggunakan big data dan algoritma yang sesuai, TekFin ini mampu memitigasi risiko pinjaman sehingga bisa memberikan pinjaman tanpa menggunakan agunan dan dengan waktu pencairan yang cepat,” ungkap Nika.

Ia menambahkan, TekFin sebagai Sistem Pembayaran Digital menawarkan banyak manfaat yang lebih jika dibandingkan dengan pembayaran konvensional seperti waktu pembayaran yang cepat, efisiensi, akurasi, transparansi, dan beberapa kemudahan lainnya. “Sayangnya pada implementasi di lapangan TekFin baik Sistem Pembayaran Digital maupun P2PL masih mengalami kendala dan hambatan yang tidak hanya berasal dari sisi supply (penyelenggara TekFin) melainkan dari sisi penggunanya dalam hal ini UMKM. Kita sudah melakukan penelitian pada dua provinsi yakni Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali,” jelasnya.

Sementara itu, berkembangnya kegiatan sosial dan ekonomi yang diikuti dengan pertumbuhan permintaan perjalanan di Jabodetabek menimbulkan berbagai macam permasalahan transportasi perkotaan. “Sayangnya transportasi kita saat ini masih diwarnai dengan karakteristik transportasi Indonesia yang dihadapkan pada kualitas pelayanan yang rendah, dan kuantitas atau cakupan pelayanan yang terbatas,” ujar Peneliti Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik, Abdul Hapid.

Senada disampaikan, Peneliti  Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik, Kadek Heri Sanjaya, ia menjelaskan dari semua sistem transportasi massal yang dikembangkan di wilayah Jabodetabek saat ini perlu dipikirkan adanya konektivitas dari sistem transportasi yg sudah ada atau yg sedang di bangun, dari shelter/stasiun pemberhentian ke tempat tujuan. Sedangkan, teknologi transportasi sendiri ada sembilan sistem transportasi massal yang dikembangkan di wilayah Jabodetabek yakni Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT), kereta api bandara, kereta cepat, Automatic People Mover System (APMS), commuter line, hingga Bus Rapid Transit (BRT). “Kebutuhan sistem transportasi bersih dan murah serta ramah lingkungan sangatlah dibutuhkan, maka dari pada itu salah satu solusi yang ditawarkan adalah konsep penerapan smart mobility for urban people yang saat ini menjadi trend diantaranya, integrasi multimoda yang nyaman, aman dan berkelanjutan,” pungkasnya.
 
Sebagai informasi, masih dalam rangkaian pergelaran Indonesia Science Expo (ISE) 2018 sejumlah konferensi internasional juga diselenggarakan diantaranya International Conference on Natural Product and Bioresource Sciences “Natural Product for Sustainable Life” (ICONPROBIOS 2018), International Conference on Sustainable Energy Engineering and Application “Recent Research on Sustainable Energy Engineering and Aplication” (ICESEEA2018), International Symposium on Frontier of Applied Physics (ISFAP 2018), International Symposium on Applied Chemistry “Chemistry of Materials for Better Life: Exploring Novel Technology and Collaborative Research” (ISAC 2018), 3rd International Symposium on Green Technology for Value Chains (GREENVC 2018), International Conference on Computer, Control, Informatics and its Application 2018 “Recent Challenges in Machine Learning for Computing Applications” (IC3INA 2018), Mineral Processing and Technology International Conference 2018 “Sustainable Mineral Processing Technologies for the Balance of Nature” (MINEPROCECT 2018), International Conference on Radar, Antenna, Microwave, Electronics and Telecommunications “Embracing Future Trends in Electronic & Telecommunication” (ICRAMET 2018).
 
Keterangan Lebih Lanjut:
  • Nika Pranata, ME,MPP  (Peneliti, Pusat Penelitian Ekonomi LIPI)
  • Ir. Abdul Hapid (Peneliti Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI)
  • Dr. Kadek Heri Sanjaya (Peneliti Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI)
  • Dwie Irmawaty Gultom, Ph.D. (Kepala Bagian Humas, Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas LIPI)
 
 
Note/Undangan:
Siaran Pers ini sekaligus UNDANGAN bagi rekan media untuk menghadiri 2 (dua) kegiatan pada Jumat, 2 November 2018 yakni:
 
  • Kegiatan Talkshow “Smart Mobility for Urban People” di Stage A ISE 2018, ICE BSD, Serpong, Tangerang pada pukul 13.00 -15.00 WIB
  • Diskusi Publik Kajian Ekonomi “Peran Teknologi Finansial (TekFin) Dalam Mendorong Perkembangan UMKM di Stage A ISE 2018, ICE BSD, Serpong, Tangerang pada pukul  15.00 -16.00 WIB.
penulis: BKHH LIPI/lyr
editor: dig

Sumber : Biro Kerjasama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dwie Irmawaty Gultom S.I.P., M.Si.
Diakses : 71    Dibagikan :