Penjelasan LIPI terhadap Pemberitaan Penyebab Migrasi Suara Jelang Pilpres

 
 
Sehubungan dengan beredar luasnya pemberitaan terkait keterlibatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam Diskusi “Migrasi Suara Pilpres 2019: Hasil Survei versus Realitas” yang diselenggarakan oleh Rumah Demokrasi pada Minggu (24/3), LIPI menyayangkan adanya pemberitaan yang tidak utuh sehingga menimbulkan interpretasi yang menyesatkan dan menimbulkan kesalahpahaman.
 
Jakarta, 26 Maret 2019. Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI, Firman Noor menjelaskan kehadiran dirinya dan peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI, Aisah Putri Budiatri dalam acara tersebut adalah sebagai narasumber dalam kapasitas sebagai Kepala Pusat Penelitian Politik untuk mencermati secara umum peluang migrasi suara dalam Pemilu 2019. “Peluang migrasi dapat terjadi melalui perpindahan dari satu pasangan calon ke pasangan calon lain, dan atau dari swing voter ke salah satu pasangan calon,” jelas Firman.
 
Dirinya menegaskan, LIPI tidak pernah mengeluarkan hasil survei yang menyatakan elektabilitas seperti dalam pemberitaan tersebut. “Hasil survei yang disampaikan dalam diskusi tersebut adalah hasil survei Rumah Demokrasi yang disampaikan oleh Saudara  Ramdansyah dan LIPI tidak terlibat sama sekali di dalam proses dan penyampaian hasil survei tersebut.,” jelas Firman. Dirinya juga menekankan bahwa kegiatan tersebut bukanlah kegiatan yang diselenggarakan oleh LIPI.
 
Firman meminta semua pihak agar lebih cermat, berhati-hati dan bertanggung jawab dalam menyampaikan atau menyebarluaskan berita kepada publik. “Kami berharap agar masyarakat tidak terjebak pada pemberitaan hoaks yang dapat merugikan kredibilitas sebuah lembaga, khususnya LIPI lembaga pemerintah di bidang penelitian ilmu pengetahuan,” tutupnya.
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Prof. Dr. Firman Noor S.IP., M.A.
Diakses : 673    Dibagikan :