Peran Penting Perairan Darat untuk Keberlangsungan Ekosistem

 
 
Perairan darat seperti danau, sungai dan waduk adalah rumah bagi banyak organisme air yang saling berinteraksi. Meskipun perairan darat hanya merupakan bagian kecil dari total air yang ada di bumi, ekosistem ini sangat berpengaruh pada kebutuhan vital kehidupan manusia seperti irigasi, pasokan air untuk akuakultur, pemenuhan air untuk kebutuhan rumah tangga, pembangkit listrik tenaga air, wisata dan habitat satwa liar. Seiring bertambahnya populasi manusia, tuntutan terhadap kebutuhan ekosistem ini semakin meningkat. Untuk meninjau kembali serta memperkuat nilai-nilai penting ekosistem perairan darat guna pengelolaan berkelanjutan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyelenggarakan International Conference on Tropical Limnology pada Rabu, 28 Agustus 2019 di Bogor, Jawa Barat.
 
Bogor, 28 Agustus 2019. Urbanisasi, industrialisasi,dan perubahan tata guna lahan berdampak pada ekosistem perairan darat.  Situasi ini menghasilkan tekanan dan ancaman nyata seperti penurunan dan hilangnya keanekaragaman hayati perairan darat. “Mempertahankan keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan upaya untuk mempertahankan fungsi ekosistem merupakan suatu tantangan. Untuk itulah ilmu pengetahuan dan teknologi berperan untuk mengidentifikasi masalah dan menyampaikan solusi menuju kelestarian ekosistem perairan darat,” jelas Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Zainal Arifin.
 
Dirinya menjelaskan, ekosistem air daratan di daerah tropis mempunyai karakteristik berbeda dengan yang ada area subtropis serta beriklim sedang. “Forum khusus untuk mempromosikan limnologi atau kajian tentang perairan darat di daerah tropis seharusnya didorong untuk mendapatkan lebih banyak pengakuan global,” ungkap Zainal.
 
Kepala Pusat Penelitian Limnologi LIPI, Fauzan Ali menjelaskan, International Conference on Tropical Limnology adalah platform yang sangat baik untuk berdialog baik dari segi ilmiah dan kebijakan. “Kami berharap dalam acara ini dapat terbangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak yang peduli dengan sistem perairan darat, terutama untuk mendapatkan dukungan dan meningkatkan kemitraan di antara para ilmuwan, pembuat kebijakan, dan akademisi dalam pengelolaan sumber daya air darat yang berkelanjutan,” jelas Fauzan.
 
Hadir sebagai pembicara kunci dalam konferensi ini diantaranya adalah Kim Weonjae dari Korea Institute of Construction Technology dan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo. “Beberapa hal penting yang dibahas didalam forum ini yaitu pemanfaatan sumber daya air , teknologi menuju ekosistem perairan darat yang berkelanjutan dan lestari, peran ekosistem dan status kualitas airnya, dinamika perairan darat, sistem informasi untuk pemantauan seperti GIS dan penginderaan jauh serta keanekaragaman hayati dan sumber daya biotik,” tutup Fauzan.
 
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Ir. Fauzan A. M.Sc.
Diakses : 205    Dibagikan :