Problematika dan Tantangan Kependudukan Indonesia di Tahun 2020

 
 
Memasuki tahun 2020, pembangunan kependudukan Indonesia menuju penciptaan sumber daya manusia unggul akan menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya adalah pesatnya kemajuan teknologi yang membawa manusia untuk bersaing di era digital, mobilitas penduduk yang tinggi, rencana pemindahan Ibu Kota Negara, hingga kondisi politik demografis yang terjadi. Untuk mengetahui kondisi, potensi masalah, dan tantangan pembangunan kependudukan di masa yang akan datang, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia melalui Pusat Penelitian Kependudukan bersama Lembaga Demografi FEB UI dan Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI), akan menyelenggarakan Seminar Indonesia Demographic Outlook 2020 pada Selasa. 4 Februari 2020 di Jakarta. 
 
Jakarta, 4 Februari 2020. Pembangunan sektor ketenagakerjaan di Indonesia masih dihadapkan pada tantangan berat, terutama dalam mengatasi masalah pengangguran. “Angka pengangguran yang masih tinggi, ditambah dengan meningkatnya jumlah pencari kerja baru sekitar dua juta orang setiap tahunnya, merupakan masalah yang dihadapi saat ini. Masalah lainnya adalah dominasi sektor informal dalam struktur pasar kerja Indonesia,” jelas Kepala Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Herry Jogaswara. Herry menjelaskan, diperlukan kebijakan yang bersifat terobosan baru khususnya program penyiapan bagi tenaga kerja yang akan masuk pasar kerja. “Salah satunya melalui peningkatan kualitas dan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja,” ujar Herry.

Peneliti Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Nawawi menjelaskan, keberadaan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja merupakan sebauah terobosan dan menjadi kebutuhan mendesak untuk. “Keberadaanya diharapkan mampu menjawab tuntutan harmonisasi dan sinkronisasi berbagai perundang-undangan yang selama ini saling tumpang tindih, kontradiktif, menghambat kegiatan investasi, dan seringkali menjadi sumber konflik industrial,” ujar Nawawi. 

Nawawi menejlaskan, pembenahan berbagai regulasi yang tercakup dalam sebelas klaster pembahasan dalam Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja diharapkan dapat meningkatkan kegiatan investasi, ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta daya saing perekonomian Indonesia. “Oleh karena itu proses pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di DPR RI harus mengedepankan asas keterbukaan, sehingga dapat menjamin partisipasi dan kepercayaan publik dan efektifitas pelaksanaannya,” terangnya.

Seminar Indonesia Demographic Outlook 2020 bertujuan untuk mengetahui tren dan capaian indikator kependudukan di Indonesia saat ini. Selain itu, seminar ini juga untuk memahami konsep pembangunan keluarga untuk menuju melalui Pembangunan Kependudukan yang Berfokus pada Manusia. Seminar ini juga membahas identifikasi potensi dan tantangan pembangunan SDM Unggul di Indonesia dalam perspektif politik demografis dan era digital, serta perubahan pola migrasi dan implikasinya. Hadir sebagai narasumber adalah Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan LIPI, Tri Nuke Pudjiastuti, Sudibyo Alimoeso (Ketua Umum IPADI), dan I Dewa Gede Karma Wisana (Lembaga Demografi FEB UI).


Sivitas Terkait : Yani Ruhyani
Diakses : 498    Dibagikan :