WAITRO, ISESCO, dan LIPI Gelar Workshop untuk Dorong Kolaborasi Riset Internasional

 
 
World Association of Industrial and Technological Research Organizations (WAITRO), Islamic Educational, Scientific and Cultural Organization (ISESCO), bersama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Perhimpunan Polimer Indonesia (HPI) menggelar Research Technology Organization (RTO) Management Programme Workshop pada 15-19 Mei 2017 di Hotel Jayakarta Bandung, Jawa Barat. Kegiatan tersebut dihelat guna mendorong kolaborasi riset atau penelitian dalam skala internasional. Para peserta workshop sendiri berasal dari delapan negara, antara lain India, Bangladesh, Thailand, Korea Selatan, Tiongkok, Turki, Malaysia, dan Yordania, dengan Indonesia sebagai tuan rumah.
 
Bandung, 14 Mei 2017. Kepala LIPI, Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain menyebutkan bahwa tujuan penyelenggaraan workshop RTO ini agar kolaborasi penelitian di antara negara-negara peserta bisa terjalin lebih baik lagi. “Dari kegiatan tersebut, para peneliti dan peserta lainnya bisa berbagi pengalaman, kisah sukses dan bisa saling membangun jejaring penelitian untuk meningkatkan inovasi di masing-masing negara dan berkontribusi bagi dunia,” ujarnya.
 
Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Dr. Laksana Tri Handoko menyambung, kegiatan workshop kali ini diselenggarakan dengan tiga konsep utama. Pertama, para peneliti dari berbagai negara peserta akan saling berbagi pengetahuan tentang pengalaman praktis dan terbaik dalam mengelola sebuah lembaga riset dan teknologi. Kedua, terbangunnya jejaring kelompok penelitian di antara negara-negara peserta. “Dan ketiga, terjalinnya tukar-menukar konsep, ide untuk pengembangan inovasi teknologi guna kesejahteraan masyarakat dunia,” ungkapnya.
 
Untuk diketahui, workshop RTO ini menghadirkan para pakar yang mumpuni dari sejumlah negara sebagai narasumber. Para narasumber tersebut, di antaranya Prof. Chi Renyong (Director of China Institute for Small and Medium Business Research, Zhejiang University of Technology), Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa (Direktur Riset and Pengabdian Masyarakat, Kemenristekdikti), Dr. Luxsamee Plasangmas (Governor of Thailand Institute of Scientific and Technological Research, Thailand), Prof. Yong Ho Nam (Kookmin University, Seoul, Korea Selatan), dan Dr. Yayat Ruyat (Kepala Divisi Quality Assurance, PT. PINDAD).
 
Selain kegiatan di dalam ruangan selama workshop, para peserta juga akan melakukan kunjungan lapangan ke PT. Pindad di Bandung, yang merupakan BUMN produsen peralatan pertahanan dan keamanan Indonesia, yang saat ini tengah mengembangkan berbagai upaya inovasi produk dan kemitraan strategis. Termasuk di antaranya membuka kerjasama dengan peneliti dan lembaga riset di Indonesia yang sejalan dengan rencana dan kebutuhan perusahaan dalam mengembangkan berbagai produk Pindad. 
 
Selain itu, kunjungan juga akan dilakukan ke PT. Aneka Fermentasi Industri (AFI) di Padalarang. PT. AFI merupakan sebuah perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang produksi inokulum tempe, yang saat ini memroduksi ragi tempe di Indonesia. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan spin off hasil dari riset peneliti LIPI.
 
Keterangan Lebih Lanjut:
- Dr. Laksana Tri Handoko (Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI)
- Dr. Agus Haryono (Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI)
- Nur Tri Aries Suestiningtyas, MA (Kepala Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas LIPI)
- Isrard, MH (Kepala Bagian Humas - Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI)

Sumber: Pusat Penelitian Kimia LIPI
Penulis: pwd
Editor: isr


Siaran pers ini disiapkan oleh Humas LIPI

 
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Laksana Tri Handoko M.Sc.
Diakses : 379    Dibagikan :