Diplomasi di Masa Pandemi COVID-19

 
 
COVID-19 menjadi lebih dari sekedar krisis kesehatan dan menjadi tantangan untuk aksi multilateral dalam mengatasinya. Merespon hal tersebut, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan mengadakan Webinar  “Ambassador Talks with Scientist: Diplomacy in the Time of Pandemic” bersama Duta Besar Negara Republik Federal Jerman untuk Indonesia. Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kebijakan luar negeri terkait dengan kolaborasi internasional dalam penelitian dan inovasi Covid 19 melalui sudut pandang Jerman yang akan diselengarakan pada Rabu, 3 Juni 2020 melalui live streaming di kanal Youtube LIPI.   
 
Jakarta, 2 Juni 2020.  Pandemi COVID-19 menjadi tantangan sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. “Diplomasi sains dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong kolaborasi internasional antara komunitas ilmiah, pemerintah, dan sektor swasta untuk merespon krisis kesehatan global dengan basis ilmu pengetahuan,” ujar Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko.
 
Handoko menambahkan bahwa diplomasi sains memiliki peran penting dalam memadukan kontribusi ilmu pengetahuan dengan kebijakan luar negeri. “Sampai vaksin COVID-19 ditemukan dan imunisasi massal dilakukan, semua tingkatan masyarakat harus beradaptasi dengan protokol kesehatan melalui mitigasi yang terkontrol dan terukur berbasis data,” ujarnya.
 
Kolaborasi sains juga dinilai dapat membuka wadah berbagi pengalaman dari negara yang telah berpengalaman berhasil dalam mengatasi pandemi untuk kepada negara yang membutuhkan masukan teknis maupun kebijakan. “Terkait hal tersebut, kolaborasi dan kerja sama global antar negara di dunia menjadi semakin penting baik dalam penyediaan sarana kesehatan hingga riset bersama terkait COVID-19 yang mana telah dimulai LIPI dengan beberapa mitra baik dalam maupun luar negeri,” ujar Handoko.
 
Hal ini lah yang mendorong LIPI untuk mengadakan Webminar “Ambassador Talk with Scientist”. Webinar ini juga bertujuan untuk membangun pemahaman public terkait kolaborasi sains internasional dalam riset dan inovasi terkait COVID-19. “Sekaligus, juga menjadi wadah untuk berbagai pengetahuan mengenai pengalaman Jerman dalam mengatasi pandemi dan hasil riset dan inovasi LIPI terkait COVID-19,” ujar Handoko.
 
Turut hadir dalam Webinar “Ambassador Talks with Scientist: Diplomacy in the Time of Pandemic” antara lain Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, H.E. Dr. Peter Schoof. yang akan berbicara terkait kebijakan dan kerja sama di masa pandemi dari perspektif Jerman, Dr. rer.nad Wien Kusharyoto, peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI yang akan membahas tentang pengembangan vaksin SARS-CoV-2. Webinar akan dipandu oleh Prof. Dr.-Ing. Andika W. Pramono dari Pusat Penelitian Metalurgi dan Material LIPI.


Sivitas Terkait : Mila Kencana S.IP., M.A.
Diakses : 884    Dibagikan :