Laboratorium Uji dan Kalibrasi Alat Produksi Industri di Indonesia Belum Cukupi Kebutuhan

 
 
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) resmi diberlakukan pada sejak 1 Januari 2016. Dalam kesepakatan ASEAN, standardisasi, penilaian kesesuaian dan metrologi adalah tiga pilar utama untuk memfasilitasi aliran produk yang memenuhi standar mutu dapat beredar bebas di seluruh wilayah ASEAN. “Perlu laboratorium uji dan kalibrasi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan kemampuan yang merata untuk mendukung standarisasi produk-produk Indonesia yang beredar di pasar bebas ASEAN. Namun sejauh ini jumlahnya masih belum ideal,” ujar Plt. Deputi Bidang Jasa Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Mego Pinandito. Sebagai pengelola teknis Standar Nasional Satuan Ukuran (SNSU) di Indonesia, LIPI melalui Pusat Metrologi LIPI memiliki tugas utama merealisasikan standar pengkuran di Indonesia serta menjamin kebenaran dan ketertelusuran nilai pengukuran secara nasional. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Sosialisasi Metrologi dan Workshop Kalibrasi “Metrologi untuk Mutu Produk yang Lebih Baik” yang akan diselenggarakan pada Selasa (8/8) di Hotel Gammara, Makasar, Sulawesi Selatan.
 
Makasar, 8 Agustus 2017. Dari data Badan Standardisasi Nasional (BSN), jumlah laboratorium uji dan inspeksi di Indonesia adalah 1342 laboratorium. Sedangkan laboratorium kalibrasi yang bertanggungjawab untuk kalibrasi alat-alat pengujian agar sesuai standar jumlahnya hanya sekitar 120 laboratorium. “Dari angka tersebut persebarannya dominan hanya di pulau Jawa,” ujar Mego. Padahal idealnya setiap kabupaten atau kota di Indonesia punya paling tidak satu  laboratorium kalibrasi. “Keberadaan laboratorium kalibrasi ini pada gilirannya akan meningkatkan mutu produk lokal,” jelasnya. Sebagai gambaran di Australia pada tahun 2000 saja jumlah laboratorium pengujian dan kalibrasi sudah mencapai lebih dari 4 ribu laboratorium.
 
Menurut Mego, adanya laboratorium uji dan kalibrasi alat produksi memastikan pelaku industri mampu memenuhi standar mutu secara konsisten. “Apalagi jika produk tadi akan bersaing untuk pasar ekspor, tentu ada standar internasional yang harus dipenuhi. Jika sudah terpenuhi maka akan mudah diterima pasar internasional yang pada gilirannya akan menumbuhkan perekonomian daerah.”
 
Dirinya menjelaskan, perlu juga untuk menumbuhkan kesadaran pelaku industri mengenai pentingnya kalibrasi alat-alat produksi dalam menjaga mutu produk. “Alat-alat produksi yang dikalibrasi secara benar akan menjaga ketepatan ukuran, mengurangi produk gagal, meningkatkan efisiensi produksi, sehingga pada akhirnya meningkatkan margin keuntungan,” papar Mego.
 
Sebagai National Metrologi Institute, Pusat Penelitian Metrologi LIPI menjadi rujukan kalibrasi untuk laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi di Indonesia. Pusat Penelitian Metrologi LIPI menyediakan pelayanan jasa kalibrasi kepada masyarakat industri khususnya untuk alat-alat ukur kelas industri untuk lingkup kalibrasi mekanik dan thermoelektrik seperti dimensi, kelistrikan, massa, akustik dan getaran, waktu, suhu, tekanan, hingga kelembapan.
 
Berlokasi di komplek Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Pusat Penelitian Metrologi LIPI juga melakukan uji banding antar laboratorium untuk mengevaluasi kinerja laboratorium pengujian dan kalibrasi terhadap kriteria yang telah ditetapkan sesuai kompetensinya. Selain itu, pusat penelitian yang telah berdiri sejak tahun 1967 ini juga menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan dalam bentuk program reguler maupun paket yang dapat disesuaikan dengan keinginan pelanggan.
 
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberi pemahaman kepada pelaku industri tentang peran kalibrasi dalam peningkatan kualitas produk. Secara khusus, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi antara LIPI dengan pihak-pihak terkait untuk mengembangkan alat uji kalibrasi di kawasan Indonesia timur yang masih kekurangan laboratorium kalibrasi,” tutup Mego.
 
Keterangan Lebih Lanjut:
- Mego Pinandito (Plt. Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI)
- Isrard (Kepala Bagian Humas, Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas LIPI)


Sumber: Puslit Metrologi LIPI
Penulis: fza
Editor: isr

Siaran pers ini disiapkan oleh Humas LIPI

 
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Mego Pinandito M.Eng.
Diakses : 102    Dibagikan :