LIPI Tidak Pernah Kukuhkan Tamim Pardede sebagai Profesor Riset

 
 
Bagi masyarakat umum, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tentu identik dengan sebuah lembaga penelitian dan berisikan pakar-pakar yang mumpuni di bidangnya. Nama LIPI tentu sudah terasa populer pula di kalangan ilmuwan Indonesia dan juga dunia. Ketenaran di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) inilah yang terkadang membuat orang mencatut nama LIPI untuk tujuan tertentu, kepentingan pribadinya dan ujungnya merusak nama LIPI di mata masyarakat umum. Salah satu contohnya adalah seseorang yang mengaku bernama Tamim Pardede dan mengklaim dirinya adalah profesor riset dari LIPI. Dan setelah LIPI melakukan penelusuran data dan fakta, ternyata nama Tamim Pardede bukan merupakan profesor riset dari LIPI dan lembaga ini tidak pernah mengukuhkan yang bersangkutan sebagai profesor riset.
 
Jakarta, 23 Februari 2017. LIPI saat ini merupakan satu-satunya lembaga pemerintah sebagai pembina peneliti tingkat nasional. Dari lembaga ini pula, seorang peneliti atau ilmuwan bisa memperoleh gelar profesor riset yang tentunya dengan tahapan-tahapan yang tidak mudah. Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain mengatakan, seseorang yang telah bergelar profesor tentunya bukan orang sembarangan. “Artinya, orang tersebut telah memenuhi syarat dan mendapat pengakuan resmi, sehingga mempunyai tanggung jawab besar terhadap keilmuannya,” ujarnya.
 
Jadi, bila ada seseorang yang mengaku profesor dari LIPI dan ternyata setelah dikroscek secara data dan fakta adalah bukan dari LIPI, maka ini adalah bentuk pencemaran nama baik dan pelecehan lembaga. LIPI tentu keberatan dengan hal tersebut dan akan melakukan langkah-langkah sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk mengembalikan nama baik LIPI.
 
Sebagai informasi, beberapa waktu belakang ini, telah beredar luas di masyarakat melalui youtube dan juga sejumlah media online bahwa ada seseorang mengaku bernama Tamim Pardede merupakan seorang profesor riset dari LIPI. Dalam klaimnya, disebutkan bahwa dia adalah ahli biokimia molecular. Dia telah menemukan banyak temuan spektakuler yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Tamim merupakan ahli rekayasa genetik biofuel formulator. Ia mulai dikenal sejak mengembangkan bahan bakar diesel dari campuran minyak jelantah dan air.
 
Nama Tamim Pardede langsung menghebohkan tanah air karena mendukung penulis buku Jokowi Undercover, Bambang Tri. Bahkan, dia menantang Presiden Jokowi untuk melakukan tes DNA. Selain mengaku sebagai profesor dari LIPI, dia juga mengklaim sebagai Kepala Riset Biokimia PT Amanah Semesta Alam.
 
Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia LIPI, Dr. Heru Santoso menegaskan, “Sekali lagi, setelah kami melakukan kroscek data kepegawaian, nama Tamim Pardede bukanlah sivitas LIPI dan tidak mendapatkan gelar profesor riset dari LIPI”. Oleh karena itu, pihak LIPI akan melakukan langkah-langkah sesuai prosedur untuk meluruskan pencatutan nama ini.
 
Keterangan Lebih Lanjut:
- Dr. Heru Santoso (Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia LIPI)
- Nur Tri Aries Suestiningtyas, M.A. (Kepala Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI)
- Isrard, M.H. (Kepala Bagian Humas, Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI)

Penulis: pwd
Editor: isr,nta
 
Sumber Informasi:
Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Rr Nur Tri Aries Suestiningtyas S.IP., M.A.
Diakses : 16393    Dibagikan :